BANGGAI, theopini.id – Sebanyak 11 kelompok nelayan yang tersebar ditujuh kecamatan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menerima bantuan sarana perikanan tangkap, berupa 38 unit perahu fiber, pada Kamis, 28 Desember 2023.
“Komoditas sektor perikanan memberi kontribusi positif pada penurunan inflasi di Kabupaten Banggai. Atas kinerja tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) mendapatkan dana intensif fiskal dari Kementerian Keuangan,” kata Bupati Banggai, H Amirudin, usai menyerahkan bantuan, di Desa Kayutayo, Luwuk Timur, Kamis.
Baca Juga: Pemda Parimo Dorong Kawasan Transmigrasi Moian Jadi Sentra Perikanan
Menurutnya, bidang perikanan mengalami deflasi, sehingga Pemda Banggai mendapatkan intensif fiskal pengendalian inflasi tahap kedua sebesar Rp9,9 miliar. Sementara, tahap pertama senilai Rp10 miliar, dan telah disalurkan.
Ia mengatakan, sektor perikanan memberikan peluang usaha yang besar dan menjanjikan. Sehingga, dapat dimanfaatkan untuk menarik investor.
“Ada satu perusahaan yang tertarik melakukan kontrak kerja sama dengan kita, untuk membeli semua jenis ikan. Tapi masalahnya saat ini, kita belum punya cold storage,” kata dia.
Pada 2024, Bupati Amirudin menargetkan untuk membangun cold storage yang dapat menampung hasil tangkapan nelayan. Dengan begitu, diharapkan Nelayan tidak akan kesulitan menjual hasil tangkapannya.
Untuk memastikan program bantuan yang telah disalurkan tepat guna dan tepat sasaran, Bupati Amirudin meminta Dinas Perikanan Banggai untuk melakukan evaluasi secara rutin.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Banggai, Benyamin Pongdatu mengatakan bantuan sektor perikanan pada 2024, akan menyasar kelompok nelayan yang belum mendapatkan bantuan tahun ini.
“Nanti disampaikan kepada teman-teman nelayan yang lain, khususnya yang belum mendapat bantuan di tahun ini agar bersabar. Kami berupaya, 2024 bisa menjadi prioritas,” ujarnya.
Baca Juga: Jaksa Bidik Pengadaan Bantuan Kapal Nelayan di DKP Parimo
Diketahui, Bupati Banggai juga telah menyerahkan bantuan sarana perikanan tangkap, berupa 25 mesin ketinting dan 5 mesin tempel kepada 30 kelompok nelayan di 12 kecamatan, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Luwuk, pada Oktober 2023.












