PARIMO, theopini.id – Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, Kartini Nainggolan mendorong pers di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, untuk tetap profesional dan independen saat penyelenggaraan Pemilu 2024.
“Kita harus saling mengingatkan, untuk konsisten terhadap kode etik, agar dapat mengawasi Pemilu 2024,” kata Kartini Nainggolan, saat menjadi pemateri dikegiatan sosialisasi peran pers dan media sosial dalam pengawasan partisipatif Pemilu, di Parigi, Selasa, 30 Januari 2024.
Baca Juga: Sembilan Jurnalis di Palu Dinyatakan Kompeten Usai Ikut UKJ AJI
Menurutnya, pers merupakan pilar ke empat dalam demokrasi, sehingga memiliki andil melakukan pengawasan Pemilu, khususnya memberikan informasi dan edukasi pada masyarakat.
Sebagai kontol sosial, kata dia, dibutuhkan pemahaman kode etik jurnalis, khususnya profesional dan independent tanpa berpihak pada kepentingan salah satu orang ataupun kelompok yang tidak bertanggung jawab.
“Dalam undang-undang pers, ini sudah jadi tugas dan tanggung jawab kita (jurnalis),” katanya.
Ia mengatakan, pers berpesan menjadi penyambung lidah bagi masyarakat, memberikan informasi kepada penyelenggara, baik berupa pelanggaran ataupun permasalahan di tahapan Pemilu.
“Mungkin saja warga takut melapor, di sini peran kita membantu Bawaslu,” imbuhnya.
Terkait memberikan tahapan kampanye, baik calon perseorangan, partai maupun pasangan presiden, pers diharapkan tidak memihak, dan dituntut harus berimbang dalam menyajikan informasi.
Baca Juga: Komite Keselamatan Jurnalis Resmi Hadir di Papua Barat dan Papua Barat Daya
Dengan peran pers dalam pengawasan ini, diharapkan dapat menghadirkan figur pemimpin yang berkualitas hasil Pemilu 2024, yang bersih dari money politik dan lain praktik curang lainnya.
“Saya juga berharap dengan waktu voting day yang makin dekat, kita bisa membantu Bawaslu agar masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya dibilik suara,” pungkasnya.







Komentar