Polres Parimo Paparkan Capaian Target Operasi Ketupat Selama 12 Hari

PARIMO, theopini.idPolres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memaparkan capaian Operasi Ketupat Tinombala yang dilaksanakan selama 12 hari, untuk pengamanan perayaan Idulfitri 1445 Hijriah.

“Setelah berjalan selama 12 hari Operasi Ketupat Tinombala, dilaksanakan TNI, Polri, serta instansi terkait, beberapa personel masih tetap berada dalam siaga untuk memastikan kelancaran arus balik para pemudik,” kata Humas Polres Parimo, AKP Jan Turangan, di Parigi, Selasa, 16 April 2024.

Baca Juga: Polres Parimo Catat Tiga Kasus Lakalantas Saat Operasi Ketupat

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam operasi tersebut, kata dia, yakni membangun tujuh pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan empat pos pantau yang tersebar diseluruh wilayah Parimo.

Tujuan membangun pos tersebut, untuk menjamin rasa aman dan nyaman masyarakat, baik yang melintas pada saat mudik maupun arus balik.

Saat menjalankan operasi ini, Polres Parimo rutin melakukan patroli di berbagai tempat keramaian serta disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Bahkan, patroli juga dilakukan di pemukim masyarakat untuk memastikan situasi dalam keadaan aman pada saat ditinggal mudik lebaran.

“Selain itu, kami juga melakukan patroli di berbagai tempat-tempat wisata,” ujarnya.

Patroli dilakukan, karena banyak masyarakat yang mengunjungi tempat wisata saat libur lebaran.

Baca Juga: Hari Kedua Operasi Ketupat Tinombala 2024 di Sulteng Relatif Aman

Sehingga, perlu dilakukan pemantauan agar mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.

“Akan tetapi, ada kegiatan lebih penting, yakni bagaimana mengatur arus lalu lintas saat mudik maupun arus balik,” pungkasnya.