PARIMO, theopini.id – Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mencatat tiga kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) sepanjang Operasi Ketupat Tinombala.
“Jumlah korban dalam kasus tersebut, sebanyak enam orang, terdiri dari satu meninggal dunia, 1 luka berat dan empat lainnya mengalami luka ringan,” ungkap Humas Polres Parimo, AKP Jan Turangan, di Parigi, Kamis, 11 April 2024.
Baca Juga: Pihak BUS Rappan Marannu Minta Maaf ke Korban Kecelakaan
Sementara jumlah kerugian materil dalam tiga kasus Lakalantas tersebut, kata dia, ditaksir mencapai Rp21 juta.
Olehnya, ia mengimbau kepada pengendara bermotor untuk berhati-hati saat berkendara, mematuhi peraturan lalulintas dan mengutamakan keselamatan.
“Apalagi, saat ini arus mudik dan balik di jalur Trans Sulawesi, wilayah Kabupaten Parimo cukup padat,” imbuhnya.
Hingga saat ini, menurutnya, situasi arus mudik lebaran Idulfitri 2024 terus terjadi peningkata.
Namun, secara keseluruhan terpantau lancar, dan ada kepadatan kendaraan menuju tempat-tempat wisata.
“Akan tetapi, kami sudah antisipasi dengan menempatkan personil untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas, disesuaikan dengan situasi yang ada,” terangnya.
Baca Juga: 15 Korban Meninggal Akibat Lakalantas Selama Operasi Ketupat Tinombala di Sulteng
Tidak hanya itu, Polres Parimo juga melakukan Patroli untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan atau gangguan ketertiban umun.
“Kami berharap, situasi Kabupaten Parimo, tetap berjalan dengan aman dan lancar, hingga berakhirnya Operasi Ketupat Tinombala,” pungkasnya.














