Sulteng Expo 2024, Ma’mun Amir: Wujud Mempromosikan Potensi Lokal

PALU, theopini.id Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah, H Ma’mun Amir membuka secara resmi Sulteng Expo 2024, di Palu, Kamis malam, 25 April 2024.

Kegiatan tersebut, mengusung teman “Hirilisasi sektor di Negeri 1000 Megalit tersebut, digelar dalam rangka memperingati HUT ke-60 Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga: 127 Offroader Ikut Event Rusdy Mastura Adventure

“Tema yang diusung dalam Sulteng Expo kali ini, untuk memacu dan memotifasi para pelaku UMKM,” ungkap Wagub Ma’mun Amir, menyampaikan sambutan Gubernur.

Dengan begitu, kata dia, diharapkan pelaku UMKM mampu mengoptilisasi pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, dengan meningkatkan nilai tambah komoditi serta daya saing yang didukung sumber daya manusia profesional.

Menurutnya, Sulteng Expo merupakan wujud mengembangkan dan mempromosikan potensi lokal Sulawesi Tengah yang kaya, serta tidak terbatas. Sehingga, terus naik kelas lebih tinggi.

Melalui event ini, Wabub berharap, Sulawesi Tengah memiliki kesempatan besar unutk mengenalkan kekayaan alammnya ke dunia luar, yakni delapan jenis tambang, keragaman budaya yang unik, dan destinasi wisata serta potensi ekonomi dari berbagai sektor di kabupaten/kota untuk memikat para investor.

“Kita patut bersyukur dengan meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Tengah sebesar Rp2,9 triliun. Semoga dapat menangani permasalahan yang ada, terutama Stunting dan kemiskinan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Potensi Pengembangan Daerah Suhartono mengaku, sangat mendukung pelaksanaan Sulteng Expo ini, utamanya dalam meningkatkan investasi di Indonesia.

“Saat ini, Sulawesi Tengah menduduki  posisi kedua dengan ekonomi tertinggi di Indonesia,” bebernya.

Baca Juga: Jadwal Event Kejuaraan Tarkam Kemenpora di Parimo Berubah

Menurutnya, Negara hadir melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang pengembangan dan kemudahan usaha UMKM di seluruh Indonesia.

“Fasilitas diberikan pemerintah melalui seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah,” pungkasnya.