PARIMO, theopini.id – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, Mohammad Fadli meminta Pemerintah Daerah (Pemda) segera meninjau lokasi Sekolah Dasar Kecil (SDK) di Desa Sipayo, Kecamatan Sidoan.
“SDK di Desa Sipayo saat ini terancam, karena jarak bangunan sekolah dengan sungai kurang lebih 10 meter,” kata Mohamad Fadli, dalam sidang paripurna DPRD Parimo, Kamis, 6 Juni 2024.
Baca Juga: SDK Terpencil Punsung Beau di Parimo Butuh Penambahan RKB
Sebelumnya kata Fadli, jarak bangunan SDK dengan sungai di Desa Sipayo kurang lebih 20 meter. Namun, musim penghujan mengakibatkan banjir kerap terjadi, dan tanah di sempadan sungai tergerus, mengancam bangunan sekolah.
Masyarakat setempat, kata dia, sangat mengharapkan Pemda Parimo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta OPD terkait segera melakukan peninjauan, agar mendapatkan solusi atas persoalan yang dihadapi mereka.
“Ini harus segera dilakukan tindakan oleh OPD terkait, karena ini merupakan ancaman bagi bangunan sekolah, termasuk keselamatan para siswa. Jangan sampai aset daerah hanyut terbawa arus banjir,” tukasnya.
Selain itu, sungai di Desa Ogoalas, Kecamatan Tinombo juga terjadi penyumbatan akibat tertutup material longsor.
Kondisi ini, menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Sebab, luapan air diperkirakan sekitar 500 meter menggenangi pemukiman warga di wilayah tersebut.
“Sehingga, saya meminta Pemda harus segera melaksanakan kunjungan yang kemudian melakukan tindakan,” ujarnya.
Ia menyebut, bila tidak dilakukan antisipasi secepatnya, dikhawatirkan banjir kembali terjadi, yang lebih memperparah situasi. Apalagi belakangan, musim hujan sering terjadi di Kabupaten Parimo.
“Tentunya, harapan kami ini segera dilakukan tindakan Pemda,” imbuhnya.
Baca Juga: Program Kampus Mengajar Gelar Karya Literasi dan Numerasi di Buol
Ia pun berharap, Pemda Parimo terus menerus melakukan pencegahan terhadap bencana, karena musim penghujan tak dapat dipastikan kapan berakhir.
“Saya kira Pemda sudah cukup melakukan tindakan penanganan bencana alam pada musim penghujan ini. Tetapi, pencegahan juga harus menjadi skala prioritas,” pungkasnya.






