MORUT, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) teknis lingkungan hidup di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Kamis, 27 Juni 2024.
“Pelaksanaan Rakor ini, bertujuan sebagai sarana silaturahmi antar jajaran perangkat Dinas Lingkungan Hidup se-Sulawesi Tengah,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto, hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Festival Media 2023, Aksi Media Lingkungan dan Energi
Kegiatan ini, kata dia, juga menjadi kesempatan emas untuk mengevaluasi, menyamakan persepsi dan merumuskan poin-poin yang rekomendatif, sebagai bahan program serta kebijakan untuk meningkatkan manajemen tata kelola lingkungan hidup berkelanjutan.
Menurutnya, tantangan pengelolaan lingkungan hidup akhir-akhir ini semakin meningkat, tidak lepas dari dampak perubahan iklim.
Bahkan, aktivitas manusia yang mengeruk sumber daya alam, dan degradasi lingkungan itu sendiri. Padahal lingkungan hidup merupakan aspek penting, tidak boleh disepelekan dalam rencana pembangunan daerah.
“Baik sekarang hingga bertahun-tahun nanti untuk generasi mendatang,” imbuhnya.
Ia berharap, perlu duduk bersama dan memberikan perhatian ekstra terhadap proses revitalisasi, sinkronisasi, harmonisasi, kebijakan dan peraturan.
Sehingga, ketaatan dan kepatuhan dalam pengelolaan lingkungan hidup di Sulawesi Tengah tetap berjalan sesuai koridornya.
Baca Juga: Pj Bupati Parimo: Penyusunan KLHS Harus Pertimbangkan Dampak Lingkungan
Selain itu, upaya pembinaan dan mediasi yang terus menerus dilaksanakan dari hulu sampai ke hilir.
“Dengan harapan terjalin kolaborasi dan sinergitas, untuk mewujudkan pembangunan Sulawesi Tengah yang seimbang, berkelanjutan serta menerapkan prinsip-prinsip lingkungan hidup,” pungkasnya.






