PENAJAM PASER UTARA, theopini.id – Gubernur H Rusdy Mastura mengatakan, pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sesuai UU Nomor 3 tahun 2022, merupakan langkah berani Presiden Joko Widodo.
Ia menilai, langkah ini untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, dan pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah.
“Secara geografis, Provinsi Sulawesi Tengah memiliki letak yang sangat strategis, karena berhadapan langsung dengan Kalimantan Timur,” ungkap Gubernur Sulawesi Tengah, saat mengunjungi IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Selasa, 13 Agustus 2024.
Baca Juga: Bertemu Mentan, Sekda Zulfinasran Paparkan Potensi Parimo Jadi Penyangga IKN
Untuk itu, menurutnya, Sulawesi Tengah harus dipersiapkan menjadi daerah penyangga atau penopang kebutuhan logistik masyarakat IKN Nusantara.
Apalagi, Sulawesi Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari pertanian, perkebunan hingga peternakan.
Ia pun berkomitmen menata wilayah Donggala dengan membangun infrastruktur yang memadai sebagai beranda atau etalase depan Sulawesi Tengah sebagai penopang IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
“Saya mengajak para bupati dan walikota se-Sulawesi Tengah, untuk mensukseskan dan berkontribusi dalam pembangunan IKN Nusantara,” pungkasnya.







Komentar