PARIMO, theopini.id – Inspektur V Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Ari Indarto Sutjiatmo mendorong Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, untuk memanfaatkan peluang bisnis di kawasan industri.
“Saya menekankan, dan mengimbau semua desa di sini, untuk melihat potensi bisnis yang bisa diambil dari industri terdekat, seperti di Kabupaten Morowali,” kata Ari Indarto, saat menghadiri Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa, di Kecamatan Parigi, Kabupaten Parimo, Kamis, 5 Agustus 2024.
Baca Juga: DPR RI Apresiasi Kemendes PDTT Raih Opini WTP 8 Kali Beruntun
Ia mengatakan, sejumlah desa di Kabupaten Parimo yang jaraknya berdekatan dengan industrialisasi di Kabupaten Morowali, sangat memiliki potensi untuk membangun bisnis, salah satunya sebagai pemasok bahan pokok makanan.
Ia menilai bisnis bahan pokok makanan sangat bagus dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes)di Kabupaten Parimo.
“Saat ini, bahan pokok makanan di sana kebanyakan masuk dari Kendari, Provinsi Sulawesi Utara, Surabaya, Provinsi Jawa Tengah, dan bahkan Jakarta,” ungkapnya.
Olehnya, ia mendorong, Pemdes di Kabupaten Parimo untuk mengambil peran pada peluang besar ini, dengan mengalihkan beberapa anggaran dana desa ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai modal.
Dengan hubungan kemitraan dengan sebagai pemasuk, kata dia, Pemdes juga dapat memberdayaan masyarakat, untuk meningkatkan perekonomiannya.
Hal ini, juga akan membantu dalam upaya memberantas kemiskinan ekstrem dan menekan angka kasus Stunting yang masih menjadi permasalahan saat ini.
Baca Juga: Gus Halim: Birokrasi dan Pendamping Desa Jadi Pilar Kemendes PDTT
“Saya berharap lewat kegiatan workhshop ini, seluruh kepala desa dapat terinspirasi dan mengambil peluang bisnis yang potensinya sangat besar,” pungkasnya.







Komentar