PARIMO, theopini.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menggelar rapat evaluasi persiapan pentas akhir Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2024.
“Evaluasi ini, sangat penting dilakukan karena ada perbedaan dengan pelaksanaan program GSMS 2018,” kata Kepala Bidang Kebudayaan, Ninong Pandake, di Parigi, Senin, 9 September 2024.
Baca Juga: Disdikbud Parimo Tuntaskan Monitoring Program GSMS di 23 Sekolah
Ia mengatakan, rapat evaluasi ini melibatkan para pelatih seni di 23 sekolah penerima program GSMS, baik tingkat SD dan SMP, mulai dari Kecamatan Sausu hingga Tinombo. Tujuan untuk melihat progres kesiapan untuk seluruh pelaksanaan pentas akhir.
Sebab, program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang tersebar di 40 daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Parimo ini, menuntut para pelati seni untuk mengajarkan sepuluh objek kemajuan kebudayaan dan seni pada anak didik.
“Terakhir kita lakukan monitoring dengan tim perumus di 23 sekolah penerima program GSMS, kemajuannya sudah mencapai 85 persen,” ungkapnya.
Bahkan, para pelatih seni yang sudah dua bulan melakukan pengajaran seni kepada anak didik diwajibkan memberikan laporannya sebanyak 19 kali.
Ninong menyebut, pentas akhir program GSMS rencananya akan dilaksanakan di RTH Hasan Basyuan, Kelurahan Masigi, pada 21 hingga 24 September 2024.
Baca Juga: Disdikbud Parimo Monitoring Program GSMS di 23 Sekolah
“Jadwal ini belum pasti, karena kami masih menunggu informasi akan kesiapan waktu dari pimpinan Pj Bupati Parimo. Sebab, berdasarkan informasi dari Kabag Prokopim ingin hadir pada hari pelaksanaannya,” pungkasnya.







Komentar