PALU, theopini.id – Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Agus Nugroho mengatakan, sebanyak 12 personil Polri mengalami sakit akibat kelelahan, karena kondisi wilayah yang sangat sulit dilalui saat melaksanaan Pemilu 2024.
“Akan tetapi dengan semangat pengabdian yang tinggi, pelaksanaan tugas pengamanan tetap dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar,” ungkap Kapolda Agus Nugroho saat Apel Konsolidasi Operasi Mantap Brata (OMB) Tinombala dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 di Palu, Kamis, 24 Oktober 2024.
Baca Juga: Bupati Sigi Pimpin Rapat Forkopimda, Bahas Pengamanan Pemilu 2024
Ia mengatakan, pelaksanaan pengamanan Pemilu 2023-2024 di Sulawesi Tengah, melibatkan personel Polda dan jajaran sebanyak 5.225 orang serta personel TNI sebanyak 170 orang.
Selama berlangsungnya OMB Tinombala, terdapat beberapa permasalahan yang menjadi kendala, seperti kasus menonjol sebanyak 417 kasus.
Kemudian, unjuk rasa sebanyak 37 aksi, Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebanyak 38 Tempat Pemungutan Suara (TPS), Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) sebanyak dua TPS, dan Pemungutan Suara Susulan (PSS) sebanyak satu TPS.
“Kita patut bersyukur, bahwa semua kendala-kendala tersebut dapat diatasi dengan baik. Sehingga tidak meluas dan menjadi gangguan nyata yang berdampak pada situasi kamtibmas selama pelaksanaan Pemilu 2023-2024,” ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, Kapolda Sulawesi Tengah sedang melaksanakan Operasi Mantap Praja 2024, untuk mengamankan seluruh tahapan Pilkada serentak 2024.
Pilkada serentak 2024, sekarang sudah memasuki tahap kampanye dan beberapa hari ke depan akan dihadapkan dengan tahapan pemungutan serta penghitungan suara.
“Dalam kesempatan pada Apel Konsolidasi ini, saya berpesan agar kita semakin merapatkan barisan untuk meningkatkan kerja sama, soliditas dan sinergitas antar instansi dan masyarakat,” pesannya.
Baca Juga: Kapolres Parimo Lepas Personel Pengamanan Pemilu Kembali ke Polda Sulteng
Sehingga, diharapkan seluruh rangkaian Pilkada di Sulawesi Tengah dapat berjalan dengan aman, lancar, damai dan sejuk.
“Terpenting, menghasilkan pimpinan daerah yang dapat mengantarkan Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang maju, aman, damai, rukun dan sejahtera,” pungkasnya.













