PALU, theopini.id – Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kepegawaian M Sadly Lesnusa menghadiri sosialisasi peran serta profesi dalam mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah yang transparan partisipatif dan akuntabel, di Palu, Kamis, 14 November 2024.
“Keterbukaan informasi publik, adalah bagian resensial dalam sistem pemerintahan yang demokratis. Informasi yang terbuka akuntabel dan mudah diakses masyarakat merupakan pondasi yang penting bagi penyelenggaraan pemerintahan efektif, efesien dan berintegritas,” kata Sadly Lesnusa, dalam sambutannya.
Baca Juga: DKISP Banggai Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik Lewat Bimtek PPID
Ia mengatakan, keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan fungsinya, tidak terlepas dari peran serta komponen dari seluruh masyarakat, termasuk organisasi profesi.
Menurutnya, organisasi profesi memiliki peran dan strategis sebagai admin yang mendorong trasparasi akuntabilitas dan partisipasi.
Melalui keterlibatan aktif berbagai organisasi profesi baik di bidang hukum, kesehatan, ekonomi pendidikan maupun bidang-biddang lainnya. Sehingga, dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.
“Keberadaan organisasi profesi ini, diharapkan mampu menjadi penyambung lidah bagi masyarakat, membantu menyampaikan aspirasi serta masukan konsuntif kepada pemerintah dalam berbagai aspek,” ujarnya.
Dalam menghadapi dinamika pembangunan yang semakin kompleks, kata dia, pemerintah daerah sangat membutuhkan peran dari organisasi profesi, untuk menciptakan pemerintahan transparan dan akuntabel.
Olehnya, ia mengajak seluruh organisasi profesi untuk secara bersama-sama menyukseskan agenda keterbukaan informasi pablik.
Melalui sosialisasi ini, ia berharap, seluruh pihak dapat bersinergi dengan pemerintah dan organisasi di Sulawesi Tengah.
Baca Juga: KI Sulteng Dukung Aplikasi KPU yang Tunjang Keterbukaan Informasi Publik
Sehingga, dapat mewujudkan pemerintahan yang lebih responsif, efektif serta partisipatif, demi mewujudkan misi pembangunan Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju.
“Mari kita jadikan keterbukaan informasi sebagai jembatan yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat,” pungkasnya.














