the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Hadiri Rakor TPPS dan Lokakarya Analisasi Stunting, Berikut Pesan Pj Bupati Parimo

the OPINIbythe OPINI
16 Desember 2024
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
16 Desember 2024
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Hadiri Rakor TPPS dan Lokakarya Analisasi Stunting, Berikut Pesan Pj Bupati Parimo

Pj Bupati Parimo, Richard Arnaldo saat menghadiri Rakor TPPS dan Analisis Situasi Stunting, di Parigi, Senin, 16 Desember 2024. (Foto: istimewa)

Baca Juga

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

Kebakaran Lahan di Sausu Hanguskan Sekitar 3,5 Hektare, Satu Titik Masih Berasap

PARIMO, theopini.id – Pj Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Lokakarya Analisis Situasi, di Parigi, Senin, 16 Desember 2024.

“Terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) yang telah menggagas kegiatan ini,” ucap Pj Bupati Richard Arnaldo dalam sambutannya.

Baca Juga: Hadiri Rakor TPPS Makassar, Pjs Wali Kota Andi Arwin Tekankan Ini

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat serta merealisasikan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda), dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Stunting di Kabupaten Parimo.

Ia mengatakan, Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang sedang dihadapi Indonesia saat ini. Berdasarkan Global Nutrition Report (GNR) pada 2018, sekitar 150,8 juta atau 22,2% balita di dunia mengalami Stunting.

“Indonesia negara kelima, dengan jumlah balita tertinggi mengalami Staunting atau sekitar 30,8%,” ungkapnya.

Fenomena tersebut, kata dia, dapat menjadi sinyal kuat tentang adanya masalah dalam manajemen penyelenggaraan pelayanan dasar.

Sehingga, pelayanan yang dibutuhkan untuk mencegah dan menurunkan prevalensi Stunting belum tersedia dalam skala, dan kualitas memadai.

Bahkan, tidak sampai secara lengkap pada kelompok sasaran prioritas, yaitu ibu hamil dan anak-anak usia di bawah dua tahun atau biasa disebut 1000 hari pertama kehidupan.

Olehnya, percepatan penurunan Stunting sebagai kegiatan prioritas daerah, menjadi momentum strategis untuk menata kembali penyelenggaraan pelayanan dasar.

“Khususnya berkaitan dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak, konseling gizi terpadu, air minum dan sanitasi, pendidikan anak usia dini, serta perlindungan sosial agar lebih terpadu dan tepat sasaran,” terangnya.

Rakor TPPS ini, lanjutnya, dilaksanakan untuk mapping program/kegiatan Stunting 2024, dan pra asistensi, agar tahun depan diharapkan adanya konsistensi antara perencanaan serta penganggaran.

Pj Bupati pun menjelaskan, hasil analisis situasi merupakan dasar perumusan rekomendasi kegiatan yang harus dilakukan, untuk meningkatkan integrasi intervensi gizi bagi kelompok sasaran.

Ia menyebut, sasaran prioritas percepatan penurunan Stunting meliputi lima kelompok, yakni remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan anak berusia 0 sampai 59 bulan.

“Analisis situasi diharapkan dapat memberikan informasi untuk membuat keputusan strategis dalam berbagai hal,” imbuhnya.

Informasi tersebut, pertama memprioritaskan alokasi sumber daya yang dikelola kabupaten/kota bagi peningkatan cakupan layanan intervensi gizi terintegrasi.

Kedua, memprioritaskan upaya perbaikan manajemen layanan dan peningkatan akses lima kelompok sasaran terhadap intervensi gizi terintegrasi.

Baca Juga: Rakor Teknis TPPS Parimo Bahas Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

Ketiga, meningkatkan efektivitas sistem manajemen data dalam membuat usulan keputusan alokasi program dan lokasi prioritas Stunting.

“Keempat, menentukan kegiatan penguatan dan pemberdayaan pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan, dalam meningkatkan intergrasi layanan,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #parigimoutong#PjBupatiRichardArnaldo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Tim SAR Cari Warga Banggai yang Diduga Hilang di Sungai Minangandala

Next Post

Dana Talangan Koper Belum Dibayar, Kemenag Imbau Jemaah Haji 2024 Bersabar

the OPINI

the OPINI

Related Posts

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

1 September 2026
Masuki Tahun Sidang Baru, Wabup Parimo Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif

Masuki Tahun Sidang Baru, Wabup Parimo Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif

1 September 2026
Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

31 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

31 Agustus 2026
Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

30 Agustus 2026
MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

30 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026
DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

1 September 2026
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

1 September 2026
Kebakaran Lahan di Sausu Hanguskan Sekitar 3,5 Hektare, Satu Titik Masih Berasap

Kebakaran Lahan di Sausu Hanguskan Sekitar 3,5 Hektare, Satu Titik Masih Berasap

1 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir Bandang Avolua, Tekankan Penanganan Cepat

Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir Bandang Avolua, Tekankan Penanganan Cepat

26 Agustus 2026
Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

30 Agustus 2026
Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Dijerat Empat Pasal dengan Ancaman Berlapis

27 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d