Tim SAR Cari Warga Banggai yang Diduga Hilang di Sungai Minangandala

BANGGAI, theopini.id Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang warga, Saridam Aim (58) yang diduga hilang di Sungai Desa Minangandala, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

“Kami menerima laporan warga hilang ini, dari Kepala Desa setempat, Iksan, pada Sabtu, 14 Desember 2024,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johannes, di Palu, Senin, 16 Desember 2024.

Baca Juga: Pencarian Warga Sigi yang Hilang Saat Mencari Ikan Ditutup

Ia mengatakan, korban Saridam Aim diketahui tidak berada di rumahnya sejak pukul 10.15 WITA Kamis, 12 Desember 2024.  

Awalnya, korban pamit pulang dari rumah adiknya. Kemudian, mampir ke rumah tetangga untuk menonton televisi.

“Setelah menonton televinsi di rumah tetangga, korban pun pulang ke rumahnya. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, saat itu korban sedang sakit,” kata dia.

Namun, menurutnya, ketika pihak keluarga melakukan pengecekan di rumahnya, korban tidak ditemukan.  

Pencarian pun dilakukan pihak keluarga dan dibantu oleh masyarakat desa setempat, tetapi hasilnya nihil. Hingga kini, korban tak kunjung kembali.

“Ketika mendapatkan laporan itu, tim rescue Pos SAR Luwuk berjumlah tujuh orang diberangkatkan ke lokasi kejadia, untuk melakukan pencarian,” ujarnya.

Sekitar pukul 11.12 WITA, Sabtu, 14 Desember 2024, kata dia, tim rescue Pos SAR Luwuk tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan koordinasi dengan pihak keluarga serta aparat desa setempat.

Selanjutnya, tim rescue Pos SAR Luwuk bersama unsur SAR lainnya melakukan persiapan dan briefing, untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Pencarian dilakukan hingga pukul 17.00 WITA, dengan hasil nihil. Pencarian pun ditutup sementara,” imbuhnya.

Kemudian, pencarian dilanjutkan kembali pada Minggu, 15 Desember 2024, dimulai pukul 07.00 WITA hingga 17.00 WITA, namun hasilnya masih nihil.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Senin, 16 Desember 2024, dengan membagi tim menjadi dua. Di mana, tim satu melakukan penyisiran dengan berjalan kaki secara manual, dan tim dua menggunakan perahu karet hingga ke muara.

Baca Juga: Dua Warga Buol Dilaporkan Hilang Terseret Arus Sungai

“Alut yang digunakan, perahu karet, peralatan medis, peralatan evakuasi, peralatan komunikasi dan peralatan pendukung lainnya. Unsur terlibat, personil Pos SAR Luwuk, TNI, Polri dan masyarakat setempat,” pungkasnya.

Komentar