PARIMO, theopini.id – Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah gelar Rapat Koordinasi (Rakor) teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting 2024.
“Rakor teknis ini, untuk mereview dan mengevaluasi kinerja setiap tahapan percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Parimo berdasarkan kelengkapan data pada 2022-2023,” kata Kepala Bappelitbangda Parimo, Irwan, saat pimpin Rakor Teknis TPPS, di Parigi, Selasa, 23 April 2024.
Baca Juga: TPPS Parimo Komitmen Turunkan Prevalensi Stunting
Beberapa poin yang dibahas dalam Rakor tersebut, kata dia, di antaranya delapan aksi konvergensi penurunan Stunting.
Delapan aksi konvergensi tersebut, meliputi analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk Stunting, peraturan pendukung, pembinaan kader pembangunan manusia, sistem manajamen data, pengukuran dan publikasi, serta review kinerja tahunan.
“Dalam upaya percepatan penurunan Stunting perlu akselerasi dan perubahan fundamental yang dilakukan dari hulu,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan yang harus diatur dilakukan mulai pra nikah, kehamilan, masa kehamilan dan masa interval sebagai upaya pencegahan.
Baca Juga: 2023, Sulteng Tergetkan Turunkan Stunting hingga17 Persen
Olehnya, perlu komitmen pemerintah mulai dari pusat, provinsi, kabupaten/kota sampai desa, yang merupakan kunci keberhasilan dalam percepatan penurunan Stunting.
“Selain itu, adanya koordinasi di setiap wilayah kecamatan sampai tingkat desa, mutlak harus dilakukan dan merupakan kunci keberhasilan dalam pelaksanaan konvergensi Stunting,” pungkasnya.






