Antisipasi BBM Oplosan, SPBU Kampal Parimo Perketat Pengecekan Sampel Produk

PARIMO, theopini.id Statiun Pengisian Bahan Bakan Umum (SPBU) Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah memastikan tidak menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) oplosan.

“Sejauh ini, tetap masih aman. Untuk SPBU Kampal, tidak menjual BBM oplosan,” tegas Pengawas Pertamina SPBU Kampal, Muhammad Rifai di Parigi, Kamis, 6 Maret 2025.

Baca Juga: Jelang Perayaan Nataru, SPBU Kampal Pastikan Stok BBM Stabil

Untuk mengantisipasi masuknya oplosan, kata dia, pihaknya memperketat pengecekan sampel produk sebelum proses pengisian stok BBM.  

Sebab, setiap produk memiliki warna berbeda-beda. Dengan pengecekan sampel tersebut, pihaknya dapat memastikan kualitas BBM yang akan diisi.

“Jadi mengidentifikasinya dari sampel itu. Kalau dua produk warnanya hampir sama, berarti ada permainan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Rifai pun memastikan stok BBM selama bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah masih aman, karena belum terjadi peningkatan yang signifikan.

Apalagi, kata dia, SPBU Kampal memiliki BBM non subsidi seperti Dexlite dan Pertamax. Sehingga, dapat menjadi alternatif masyarakat, ketika Pertalite masih dalam proses pendistribusian untuk pengisian stok.

“Kuota Pertalite per hari untuk SPBU Kampal Parigi, 24.000 KL. Sementara Solar per hari 16.000 KL,” bebernya.

Namun jika melihat pengalaman tahun sebelumnya, peningkatan permintaan kebutuhan BBM non subsidi terjadi lima hari jelang perayaan Idulfitri.

Baca Juga: Polda Sulteng Temukan Alat Ukur BBM di SPBU Palu Tak Sesuai Standar

Meski demikian, ia memastikan meningkatnya kebutuhan masyarakat tetap akan terpenuhi, sebab berapapun permintaan SPBU Kampal akan dilayani pihak Pertamina.

“Insya allah semua bisa terpenuhi. Begitu juga, untuk kebutuhan nelayan dan petani,” pungkasnya.    

Komentar