PARIMO, theopini.id – Anggota Legislatif (Anleg) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Feiny Mike Kairupan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memprioritaskan normalisasi sungai di Desa Malino, Kecamatan Ongka Malino.
“Normalisasi ini sangat penting, karena dampaknya ke persawahan masyarakat di sana,” kata Feiny Mike Kairupan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Dan Pertanahan (PUPRP) Parimo, Kamis, 22 Mei 2025.
Baca Juga: Kasus Penipuan Rugikan Korban Rp220 Juta Dilimpahkan ke Kejaksaan
Menurutnya, permintaan normalisasi sungai Malino merupakan aspirasi masyarakat Trimuspasari saat resesnya.
Sebab, lahan sawah mereka terkikis akibat air sungai yang mengalir ke irigasi sulit dikendalikan.
Olehnya, ia meminta Pemda Parimo melakukan normalisasi Sungai Malino, apabila ada ruang dalam penganggaran selanjutnya.
“Saya harap OPD terkait bisa mempertimbangkan kembali keluhan masyarakat ini. Apalagi pagu anggarannya dulu ada, namun harus hilang akibat efisiensi,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPRP Parimo, Adrudin Nur mengatakan, normalisasi akan menjadi prioritas utama karena volume air sungai setiap wilayah terus meningkat, karena intensitas hujan.
Baca Juga: Anleg Parimo Minta Pemda Transparansi Soal CSR dari Ritel Modern
“Kita lihat ke depan kondisi keuangan kita, apabila mencukupi mungkin bisa kita lakukan,” ujarnya.
Sebab, normalisasi sungai membutuhkan anggaran yang cukup besar, apalagi banyak wilayah mengalami hal yang sama.







Komentar