MAKASSAR, theopini.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan berharap Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter dapat menjadi motor utama dalam mendorong branding kota sekaligus mempercepat langkah UMKM lokal menembus pasar ekspor.
Wali Kota Munafri Arifuddin menekankan, pentingnya peran asosiasi marketing dalam menyusun strategi komunikasi dan pemasaran yang selaras dengan arah pembangunan kota.
Baca Juga: Hadapi Tantangan Geografis, Pemkot Makassar Perkuat Dukungan bagi Tenaga Kepulauan
“Kami tidak hanya ingin membangun citra Makassar di mata dunia luar, tetapi juga memperkuat identitas dan kebanggaan warga terhadap kotanya sendiri,” ujar Munafri saat menghadiri pelantikan Pengurus IMA Makassar periode 2024–2027, Jum’at, 30 Mei 2025.
Ia pun menyoroti, pentingnya transformasi UMKM Makassar dari sekadar pelaku lokal menjadi eksportir andal.
Meskipun jumlah pelaku UMKM terus meningkat, kontribusinya terhadap ekspor dinilai masih minim.
“Kalau UMKM sudah bisa ekspor, artinya proses pembinaan kita berhasil. Nah, peran IMA bisa sangat vital di sini, bantu desain strategi pemasaran yang konkret dan berbasis kebutuhan pasar global,” jelasnya.
Ia juga memperkenalkan program Makassar Creative Hub, sebagai bagian dari upaya mengintegrasikan penguatan ekonomi dengan pengembangan kapasitas SDM muda.
Ia menyebut dunia kerja saat ini lebih menuntut keterampilan praktis seperti coding, programming, dan kewirausahaan digital ketimbang sekadar gelar akademis.
Baca Juga: Pemkot Makassar gandeng Google Bangun Ekosisten Pembelajaran Modern
“Makassar harus jadi kota tujuan, bukan cuma tempat singgah. Kita hidup dari sektor jasa dan perdagangan, maka kita harus ciptakan magnet yang kuat,” tambahnya.
Pelantikan IMA Makassar ini diharapkan menjadi titik awal kolaborasi strategis antara pelaku industri kreatif dan Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kota yang kompetitif secara ekonomi dan identitas.







Komentar