Dukungan APBD Bantu Perluas Jangkauan GSMS 2025 di Parimo

PARIMO, theopini.id Di tengah keterbatasan kuota dari pemerintah pusat, program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2025 tetap akan menjangkau 15 sekolah di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, berkat sokongan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Awalnya kuota dari Kementerian Kebudayaan hanya menyediakan lima tempat bagi seniman lokal. Namun dengan tambahan dana dari APBD, jumlah tersebut bisa ditingkatkan menjadi 15 seniman untuk diterjunkan ke sekolah-sekolah,” ungkap Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Ninong Pandake, di Parigi, Rabu, 4 Juni 2025.

Baca Juga: 19 Siswa SMP Negeri 2 Parigi Tampilkan Karya Seni Fotografi di Pentas Akhir GSMS

Menurutnya, meski jumlah sekolah yang disasar pada 2025 berkurang dibandingkan tahun lalu, pemerintah daerah tetap berusaha menjaga kesinambungan program.

Tahun sebelumnya, kata dia, program GSMS menjangkau 23 sekolah yang terdiri dari 15 jenjang SD dan delapan jenjang SMP.

Sedangkan tahun ini hanya 15 sekolah, yang sebagian besar berada di wilayah utara dan didominasi jenjang sekolah dasar.

Efisiensi anggaran menjadi alasan pengurangan jumlah sekolah penerima program. Meski demikian, fokus program tetap pada penguatan seni pertunjukan, tari, musik, serta seni media baru seperti film dan fotografi.

Sementara itu, Kepala Seksi Nilai Budaya dan Tradisi, Mohamad Taufan menyebutkan, pendaftaran seniman telah ditutup sejak 2 Juni. Hingga saat ini, tercatat ada 20 seniman yang mendaftar melalui aplikasi resmi.

“Belum bisa diumumkan siapa saja yang lolos, karena kami masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian,” jelasnya.

Ia mengatakan, sistem pengelolaan keuangan bagi seniman GSMS juga mengalami perubahan pada tahun ini.

Untuk seniman yang masuk melalui kuota kementerian, anggaran mengajar dan pengadaan alat peraga akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing, berbeda dengan tahun sebelumnya yang dikelola oleh satu bendahara khusus di dinas.

Baca Juga: Pentas Akhir GSMS di Parimo, Tampilkan 9 Kelompok Seni Musik, Tari, Fotografi dan Film Pendek

“Sementara untuk seniman yang dibiayai APBD, kemungkinan teknisnya masih tetap melalui dinas,” ujarnya.

Taufan berharap, pelaksanaan GSMS tahun ini dapat memberikan dampak positif, baik bagi sekolah penerima program maupun para seniman yang terlibat.

Komentar