Kecelakaan di Luwuk-Batui, Peringatan Akan Risiko Menyalip di Malam Hari

BANGGAI, theopini.id Aksi menyalip di jalan gelap dan berkecepatan tinggi kembali merenggut korban jiwa, pada Minggu dini hari, 15 Juni 2025, sekitar pukul 00.10 WITA.

Seorang pengendara sepeda motor tewas usai terlibat kecelakaan di ruas Jalan Trans Batui–Luwuk, Kelurahan Tanjung Tuwis, Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Kecelakaan di Batui Banggai, Polisi Ingatkan Bahaya Miras saat Berkendara

Korban bernama Yakub Muay (25), warga Kecamatan Bulagi, Banggai Kepulauan, yang saat itu berboncengan dengan Yesriyanto Doasi (27).

Mereka mengendarai sepeda motor Yamaha MX tanpa pelat nomor kendaraan dari arah Kota Luwuk menuju Nambo, dan mencoba menyalip kendaraan di depannya dengan kecepatan tinggi.

Namun nahas, saat mengambil jalur kanan, motor mereka bertabrakan langsung dengan sebuah mobil Toyota Kijang Innova DN 1756 CF yang datang dari arah berlawanan.

“Yakub dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Luwuk,” ujar Kasatlantas Polres Banggai, AKP I Made Bagus Aditya.

Rekannya, Yesriyanto, mengalami luka berat dengan kondisi patah tulang kaki kanan. Sementara pengemudi mobil, Irwan Yulianto (38), warga Kelurahan Hanga-hanga Permai, Luwuk Selatan, tidak mengalami luka serius.

Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp40 juta.

“Kami mengimbau agar pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama saat malam hari. Jangan menyalip sembarangan dan hindari berkendara dengan kecepatan tinggi,” tegas AKP Bagus.

Baca Juga: KPP Palu Gelar Simulasi Tangani Kecelakaan Laut

Kecelakaan ini, menjadi pengingat pentingnya kesadaran berlalu lintas, terlebih di jalur antarkecamatan yang minim penerangan dan rawan kecelakaan.

Dalam banyak kasus, kelalaian pengendara kerap berujung fatal, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lain.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar