PALU, theopini.id – Pemanfaatan teknologi berbasis aplikasi menjadi sorotan utama dalam pertemuan antara Pos Indonesia dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah, Selasa, 17 Juni 2025.
Dalam audiensi bersama Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid, Pos Indonesia menawarkan sistem penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dan beasiswa dengan pendekatan digital, yang diklaim lebih akuntabel serta tepat sasaran.
Baca Juga: Realisasi Investasi Mendekati Target Kemenves, Sulteng di Posisi 4 se-Indonesia
“Kami hadir dengan sistem yang bukan hanya menyalurkan, tetapi juga mencatat dan melacak setiap bantuan yang diberikan, dari nama penerima hingga lokasi distribusi secara real-time,” ujar Executive General Manager Kantor Cabang Utama (KCU) Pos Indonesia Palu, Supriyantoro.
Melalui aplikasi Pos Giro Cash (PGC), penyaluran bantuan dilakukan dengan metode door to door atau komunitas, dilengkapi dokumentasi foto penerima, geotagging, serta rekap harian penerima manfaat.
Teknologi ini, menurut Supriyantoro, sejalan dengan kebutuhan daerah untuk memastikan distribusi bansos dan beasiswa berjalan tanpa manipulasi data.
“Kami siap bekerja sama dalam memastikan bantuan pendidikan dan sosial tersalurkan tepat sasaran, cepat, dan transparan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, ia juga melaporkan rencana penyaluran Bansos dalam waktu dekat, dan mengundang Gubernur untuk hadir secara simbolis dalam kegiatan tersebut.
Gubernur Anwar Hafid menyambut, baik tawaran tersebut dan menekankan pentingnya integrasi sistem digital dalam penyaluran bantuan publik.
Ia menyebut, bahwa transparansi dan efisiensi menjadi indikator utama dalam reformasi tata kelola bantuan.
“Kami menyambut baik tawaran kerja sama ini dan akan meminta BPKAD untuk mempelajari sistem penyalurannya lebih lanjut,” ucapnya.
Baca Juga: Angka Inflasi 2,84%, Mendagri: Tempatkan Indonesia di Posisi Baik Tingkat Global
Terkait penyaluran Bansos, ia menyatakan kesiapannya dan meminta Pos Indonesia segera memfinalkan jadwalnya.
Usai audiensi, Pos Indonesia menyerahkan cinderamata kepada Gubernur Anwar Hafid sebagai simbol apresiasi, dan komitmen kerja sama strategis ke depan.
Baca berita lainnya di Google News







