PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menekankan pentingnya pendidikan politik berkelanjutan, untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda dan pemilih pemula.
“Kehadiran Bapak H Longki Djanggola, di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Parimo adalah kehormatan besar,” ujar Wakil Bupati Parimo, Abdul Sahid, dalam Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun Anggaran 2025 bersama Komisi II DPR RI yang digelar di Parigi, Selasa, 17 Juni 2025.
Baca Juga: Badan Kesbangpol Parimo Ajak Pemilih Pemula Sukseskan Pilkada 2024
Hal ini, menunjukkan komitmen kuat dalam mendekatkan pendidikan politik kepada rakyat serta memperkuat kualitas Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Ia menyampaikan terima kasih atas kunjungan Anggota Komisi II DPR RI, H Longki Djanggola beserta tim, yang dinilainya sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan demokrasi di daerah.
Lebih lanjut, Abdul Sahid menegaskan, pendidikan pemilih harus dipandang sebagai sarana strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban politik mereka.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan sosialisasi seperti ini, baik dari sisi infrastruktur, anggaran, hingga fasilitasi ke seluruh wilayah,” jelasnya.
Namun, ia tak menampik adanya sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam peningkatan partisipasi Pemilu, antara lain apatisme, maraknya disinformasi, serta minimnya pendidikan politik, terutama di kalangan generasi muda dan pemilih pemula.
Baca Juga: Antisipasi Kerawanan Pemilu, Badan Kesbangpol Parimo Sasar Pemilih Pemula
“Sosialisasi seperti ini menjadi sangat penting dalam memperkuat kesadaran demokrasi masyarakat, terutama generasi muda dan pemilih pemula sebagai pemilih masa depan,” ujarnya.
Ia berharap agar sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan penyelenggara pemilu terus terjalin erat demi mewujudkan pemilu yang lebih baik di masa mendatang.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar