MAKASSAR, theopini.id – Pengukuhan pengurus baru Ikatan Mahasiswa (IMA) Sulawesi Tengah(Sulteng) Makassar tak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam membina dan merawat potensi intelektual muda di luar daerah.
Lewat Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) seperti IMA, pemerintah ingin memperkuat jaringan diaspora Sulawesi Tengah untuk berkontribusi aktif terhadap pembangunan daerah dari tanah rantau.
Baca Juga: Wagub Gorontalo Ajak Mahasiswa Berperan Cegah Penyebaran HIV/AIDS
Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah, Arfan di Baruga Anging Mammiri, Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 5 Juli 2025.
“Mahasiswa yang menuntut ilmu di luar daerah adalah aset. Mereka adalah duta Sulawesi Tengah, dan kehadiran IMA harus menjadi pusat pembinaan karakter, intelektualitas, dan kepemimpinan,” ujar Kepala Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tengah, Arfan dalam sambutannya.
Ia menekankan, pentingnya semangat molibu (berjuang) dan maparenta (mengabdi) tetap hidup di tengah perantauan.
Ia menyebut, IMA bukan hanya wadah silaturahmi, tapi juga pusat pertumbuhan calon-calon pemimpin bangsa yang peka terhadap persoalan masyarakat.
Ia juga mengaitkan peran mahasiswa rantau dengan prioritas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), sebagaimana tertuang dalam program unggulan Sulteng Nambaso yang fokus pada akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
“Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada anak Sulteng yang tertinggal karena ekonomi. Kita ingin membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia pun menyampaikan ucapan selamat kepada ketua IMA Sulawesi Tengah Makassar periode 2025–2026 terpilih, Muhammad Afdhal Syahputra, beserta seluruh pengurus.
Ia berharap, kepengurusan baru mampu menyusun program kerja yang adaptif terhadap isu mahasiswa dan tetap membumi dalam implementasinya.
“Bangun sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, serta organisasi lain. Jadikan IMA sebagai tempat bertumbuh dan berkontribusi, bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi Sulawesi Tengah secara luas,” pesannya.
Baca Juga: Asrama Mahasiswa di Manado, Bukti Komitmen Banggai terhadap Pendidikan Anak Daerah
Arfan menitipkan harapan kepada seluruh mahasiswa Sulawesi Tengah di Makassar untuk terus belajar, bermimpi besar, dan tak melupakan asal-usul mereka.
“Kalian adalah wajah Sulawesi Tengah di tanah orang. Bawa pulang perubahan, bukan sekadar gelar,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News














