PALU, theopini.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr Reny A. Lamadjido menargetkan, proses sertifikasi lahan seluas 8 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso, dapat diselesaikan sebelum peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025.
“Apabila semua proses selesai, kami akan melanjutkan pengurusan ke Sekretaris Jenderal. Pemisahan sertifikat jangan terlalu lama, karena ini untuk kepentingan pendidikan anak-anak miskin. Kita wujudkan perintah Presiden yang luar biasa ini,” tegas Reny saat memimpin rapat bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Selasa, 12 Agustus 2025.
Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso akan dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah dan berlokasi di sekitar area STQ, Jalan Soekarno Hatta, dekat Hunian Tetap (Huntap) Talise, Kota Palu. Proses administrasi pemisahan sertifikat, diupayakan dapat selesai dalam waktu singkat.
Baca Juga: Pembangunan 50 Sekolah Rakyat Capai 60,93%, Ditarget Rampung Akhir Agustus
Wagub Reny menyebut, sekolah ini nantinya akan melibatkan tenaga pendidik dan peserta didik dari Sulawesi Tengah, dengan pendanaan dari pemerintah pusat.
Ia menegaskan, percepatan sertifikasi merupakan langkah penting untuk memperlancar pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Perwakilan Kanwil BPN, Tyo, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh percepatan proses sertifikasi lahan tersebut.
“Sebanyak 30 hektare aset tanah Pemprov Sulawesi Tengah di kawasan STQ sudah selesai hari ini. Untuk pemecahan 8 hektare lahan sekolah rakyat, kita usahakan bisa rampung juga,” jelasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar