Pemprov Sulteng Targetkan Pembangunan SR Tadulako Nambaso Rampung Tahun Depan

PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tadulako Nambaso di kawasan STQ, Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu, dapat selesai tahun depan.

Sekolah ini, diharapkan menjadi pusat pendidikan bagi anak-anak miskin dengan fasilitas lengkap, mulai dari asrama hingga program makan bergizi gratis.

Baca Juga: Wagub Sulteng Targetkan Sertifikat Lahan Sekolah Rakyat Rampung Sebelum 17 Agustus

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr Reny A. Lamadjido mengatakan, percepatan pembangunan dilakukan setelah lahan seluas 8 hektar yang akan menjadi lokasi sekolah tersebut resmi bersertifikat.

“Sekolah rakyat ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi rumah kedua bagi anak-anak kita. Di sini mereka mendapat ilmu pengetahuan, pembinaan karakter, keterampilan hidup, dan nilai-nilai kebersamaan,” ujarnya saat membuka MPLS Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso Tahun Akademik 2025/2026 di Kota Palu, Jum’at, 15 Agustus 2025.

Ia menegaskan, keberadaan sekolah ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan instruksi Presiden Republik Indonesia dalam menyediakan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak kurang mampu.

“Bapak Presiden telah memberikan perhatian luar biasa terhadap pendidikan anak-anak kita. Di Sulawesi Tengah, kami menyambut perintah tersebut dengan penuh kesungguhan,” tegasnya.

Seluruh biaya pendidikan, seragam, tempat tinggal, hingga makan siswa akan ditanggung pemerintah. Sambil menunggu pembangunan selesai, kegiatan belajar-mengajar sementara dilaksanakan di fasilitas BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Pembangunan 50 Sekolah Rakyat Capai 60,93%, Ditarget Rampung Akhir Agustus

Sebelumnya, model sekolah rakyat ini telah diterapkan di Kabupaten Sigi dengan nama Sentra Nipotove yang menampung 50 siswa.

Konsep tersebut, kini dikembangkan lebih besar dan modern di Tadulako Nambaso, dengan 200 siswa pada tahun ajaran ini, terdiri dari 75 siswa SMP dan 125 siswa SMA, terbagi ke dalam delapan rombongan belajar.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar