Nelayan Pemanah Ikan Hilang di Laut, Basarnas Imbau Warga Pesisir Waspada

TOLITOLI, theopini.idOperasi pencarian terhadap Andre (40), seorang nelayan pemanah ikan yang diduga tenggelam di Perairan Sibaluton, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah masih terus dilakukan.

Basarnas Palu menegaskan pentingnya kewaspadaan nelayan saat melaut, terutama memperhatikan faktor cuaca dan keselamatan.

Baca Juga: Pencarian Dua Nelayan Hilang di Perairan Laulalang Resmi Dihentikan

“Begitu menerima informasi dari masyarakat pada Jumat siang, kami segera memberangkatkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Tolis untuk melaksanakan operasi pencarian di Perairan Sibaluton,” ujar Kepala Kantor SAR Palu, Muh. Rizal, Jum’at, 22 Agustus 2025.

Operasi ini, menurutnya, dilakukan bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Harapannya, korban bisa segera ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun dengan kepastian lainnya, sehingga keluarga tidak lagi menunggu dalam ketidakpastian.

BACA JUGA:  Perempuan 50 Tahun di Mertasari Ditemukan Tak Bernyawa Setelah 3 Hari Tak Keluar Rumah

Rizal menekankan, koordinasi lintas instansi dan dukungan masyarakat menjadi kunci dalam setiap operasi SAR. Ia juga mengingatkan agar nelayan pesisir lebih berhati-hati saat melaut.

“Kami mengimbau masyarakat pesisir agar selalu berhati-hati saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, serta menggunakan alat keselamatan diri. Kewaspadaan adalah langkah utama untuk meminimalisir risiko kecelakaan di laut,” tambahnya.

Adapun peristiwa ini, terjadi pada Kamis malam, 21 Agustus 2025. Saat itu, korban bersama rekannya berangkat memanah ikan.

Andre turun ke laut sekitar pukul 19.00 WITA, namun hingga pukul 22.00 WITA tak kunjung kembali ke perahu. Rekan korban kemudian melaporkan kejadian itu, disusul upaya pencarian awal oleh pemerintah desa, TNI/Polri, dan warga sekitar yang belum membuahkan hasil.

BACA JUGA:  172 Putra-Putri Sulteng Lulus Terpilih Seleksi Bintara dan Tamtama Polri

Baca Juga: Dua Nelayan Hilang di Laut Tolitoli, Tim SAR Lakukan Pencarian Sejak Sabtu Dini Hari

Tim SAR dari Unit Siaga Tolis baru diberangkatkan pada Jum’at siang, 22 Agustus 2025 menggunakan Rescue Car dan perahu karet, dengan jarak tempuh sekitar 79 kilometer dari pos siaga.

Hingga saat ini, operasi masih berlangsung dengan melibatkan unsur Unit Siaga SAR Tolis, Babinsa Basidondo, Polsek Basidondo, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar