Polairud Polres Parimo Dorong Nelayan Jaga Ekosistem Laut, Waspada Illegal Fishing

PARIMO, theopini.id Laut tidak hanya menjadi ruang hidup bagi ekosistem, tetapi juga penopang utama mata pencaharian nelayan.

Menyadari pentingnya hal tersebut, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah memperkuat langkah pengawasan di wilayah perairan Desa Lebo hingga Kecamatan Ampibabo, dengan fokus mencegah praktik illegal fishing yang merusak keberlanjutan laut.

Baca Juga: Ditpolairud Polda Sulteng Ungkap Tiga Kasus Pengeboman Ikan

Kasat Polairud Polres Parimo, IPTU Gigih Winanda menegaskan, pihaknya bukan hanya menjaga keamanan laut, tetapi juga memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat nelayan.

“Laut adalah sumber kehidupan kita bersama. Karena itu, mari kita jaga bersama dari praktik-praktik yang merusak. Kami akan selalu siap mendampingi masyarakat untuk melaut dengan aman, selamat, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Dalam patroli rutin yang digelar, aparat Sat Polairud memberikan sejumlah imbauan kepada nelayan, mulai dari kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, kelengkapan keselamatan seperti pelampung dan life jacket, hingga memastikan kondisi perahu dan mesin tetap prima sebelum berlayar.

Selain itu, nelayan juga diingatkan untuk menghindari metode penangkapan ikan ilegal yang dapat mengancam keseimbangan ekosistem laut.

Baca Juga: Aktivitas Pengeboman Ikan Resahkan Warga Ongka Malino

Aparat mengajak masyarakat pesisir melaporkan setiap dugaan praktik destructive fishing agar penindakan bisa segera dilakukan.

Melalui upaya ini, Sat Polairud berharap laut Kabupaten Parimo tetap terjaga kelestariannya sekaligus menjamin keberlangsungan hidup nelayan di masa mendatang.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar