PARIMO, theopini.id – Upaya memperkuat kesiapsiagaan bencana terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
Salah satunya, melalui simulasi gempa bumi yang diberikan kepada siswa SMA Negeri 1 Parigi, Selasa, 9 September 2025.
Baca Juga: BPBD Imbau Warga Parimo Tetap Waspada Pascagempa Magnitudo 5,0
“Akibat gempa yang terjadi hingga beberapa kali dalam sepekan terakhir, sehingga pihak sekolah meminta kami untuk memberikan simulasi,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Parimo, Rivai, S.T., M.Si, saat dihubungi via WhatsApp.
Ia menjelaskan, kegiatan ini dilakukan atas permintaan sekolah yang khawatir dengan kondisi siswa saat gempa terjadi.
Apalagi, Kabupaten Parimo dalam sepekan terakhir dilanda gempa bumi berkali-kali hingga menyebabkan masyarakat panik.
“Materi simulasi yang kami berikan berkaitan dengan jenis-jenis bencana, termasuk bagaimana cara menyelamatkan diri ketika terjadi gempa,” jelasnya.
Menurut Rivai, langkah-langkah penyelamatan diri yang diperagakan meliputi berlindung di bawah meja, berlari keluar kelas dengan tertib, hingga berkumpul di titik evakuasi.
“Kami sifatnya terbuka. Kalau ada sekolah yang ingin mengadakan simulasi, silakan sampaikan. Kami siap datang tanpa biaya karena memang sudah tugas kami,” tegasnya.
Terkait isu potensi tsunami di Teluk Tomini, ia menekankan masyarakat Kabupaten Parimo tidak perlu panik, namun tetap waspada.
“Gempa tidak dapat diprediksi, berbeda dengan tsunami yang bisa dipantau melalui tanda-tanda tertentu setelah gempa,” kata Rivai.
Ia menambahkan, yang paling berbahaya dari gempa adalah bangunan runtuh. Karena itu, BPBD akan berkoordinasi dengan BMKG Palu serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Parimo mengenai rumah tahan gempa.
Baca Juga: BPBD Sulteng: 3.780 Warga Donggala Terdampak Gempa Bumi
“Harapannya masyarakat tetap tenang dan selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang,” tandasnya.
Rivai berharap, kegiatan simulasi semacam ini bisa terus berlanjut agar pelajar memiliki pemahaman lebih baik dalam menghadapi bencana.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar