BANGGAI, theopini.id – Pembangunan jaringan listrik berkapasitas besar, terus didorong Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai bersama PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi, dan PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah.
Salah satunya, melalui pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang disosialisasikan di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Kamis, 18 September 2025.
Baca Juga: PLN Suluttenggo Percepat Penyalaan Listrik ke Desa Terpencil di Sulteng
“Sebagaimana kita ketahui bahwa kebutuhan energi khususnya listrik di Kabupaten Banggai sangat dinantikan. Tidak hanya masyarakat perkotaan, tidak hanya pelaku usaha industri, tetapi seluruh masyarakat sampai ke pelosok pedesaan,” kata Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili.
Ia menegaskan, Pemda Banggai memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan SUTT ini. “Begitu menerima surat dari Manajer PLN Unit Induk Pembangunan, kami langsung menindaklanjuti dengan mengoordinasikan para kepala desa, lurah, dan camat yang wilayahnya akan dilalui. Karena listrik adalah kebutuhan dasar, kita semua harus bergerak cepat mendukung pembangunan ini,” jelasnya.
SUTT 150 kV dibangun dalam dua jalur utama: Bunta–LuwukdanToili–Ampana. Di mana, Jalur Bunta–Luwuk akan melintasi 7 kecamatan dengan 56 desa terdampak dan membutuhkan 343 tiang penegang.
Sementara jalur Toili–Ampana melintasi 3 kecamatan di Banggai (Toili, Moilong, Nuhon) mencakup 9 desa, serta 3 kecamatan di Kabupaten Tojo Una-Una dengan 20 desa, total 375 tiang penegang.
Asisten Manajer Keuangan, Perizinan, Pertanahan, dan Umum PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah, Yanwar Habib, menjelaskan bahwa pengadaan lahan harus selesai pada 2025, sementara konstruksi ditargetkan rampung pada 2027.
“Tujuan pembangunan SUTT 150 kV ini adalah membuka jalur baru evakuasi daya dari PLTA Poso dan memaksimalkan pemanfaatan PLTMG Luwuk,” jelasnya.
Dengan adanya jalur transmisi baru ini, pasokan listrik diharapkan semakin andal untuk memenuhi kebutuhan industri, usaha kecil menengah, maupun rumah tangga.
Baca Juga: Gubernur Sulteng Gandeng PT PLN Wujudkan Akses Listrik Merata
Selain itu, SUTT 150 kV juga akan mengurangi ketergantungan pada pembangkit diesel (dideselisasi), sehingga efisiensi energi lebih terjaga.
Pembangunan ini menjadi bagian dari strategi besar menjadikan Banggai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah, didukung infrastruktur energi yang memadai.
Baca berita lainnya di Google News














