PARIMO, theopini.id – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sou Mpelava menggelar Kemah Literasi selama dua hari di Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mulai Jum’at, 26 September hingga Sabtu, 27 September 2025.
Kegiatan ini tidak sekadar ruang belajar, tetapi juga menjadi ajang refleksi atas tragedi bencana 28 September 2018.
Baca Juga: TBM Banua Nonulisi Dorong Literasi Pelajar Lewat Workshop Jurnalistik
Ketua TBM Sou Mpelava, Syilva Muslimah mengatakan, kemah literasi tahun ini istimewa karena menghadirkan beragam kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami mengisi kegiatan Kemah Literasi ini dengan sosialisasi Literasi Bencana, menghadirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, sebagai refleksi tujuh tahun bencana gempa bumi, tsunami dan likuefaksi 28 September 2018,” jelasnya.
Kemah literasi ini, merupakan bagian dari Program Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat, sebagai apresiasi bagi komunitas literasi 2025, yang digagas Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dalam rangkaian kegiatan, masyarakat disuguhkan berbagai lokakarya, mulai dari Membaca Nyaring, Menulis Resensi Buku, hingga Menulis Puisi.
Baca Juga: BPBD Parimo Dorong Literasi Kebencanaan Lewat Sudut Baca Khatulistiwa
Selain itu, ada gazebo baca buku, gazebo menggambar, mewarnai, hingga malam puisi yang melibatkan anak-anak dan pegiat literasi.
“Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat pada masyarakat dan menjadi ruang bergerak bersama menjaga nyala api literasi di Kabupaten Parimo,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar