the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Disdikbud Parimo Identifikasi Kendala Merger Sekolah, Fokus Efisiensi dan Pemerataan Siswa

the OPINIbythe OPINI
5 November 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
5 November 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Oknum Guru SD di Ampibabo Dimutasi, Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Siswa Tetap Jalan

Disdikbud Parimo memutasi oknum guru yang diduga melakukan kekerasan terhadap siswa SD di Kecamatan Ampibabo. (Foto: Rhoy L Mardani)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PARIMO, theopini.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengidentifikasi sejumlah kendala dalam pelaksanaan rencana penggabungan (merger) sekolah dasar, khususnya di wilayah terpencil yang memiliki jumlah siswa sangat sedikit.

Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parimo, Ibrahim mengatakan, persoalan utama yang dihadapi adalah status bantuan yang sudah berjalan pada sekolah yang akan dimerger.

Baca Juga: Disdikbud Parimo Dorong Pelestarian Budaya Lewat Sayembara Ornamen Daerah

“Kita harus memastikan dulu apakah sekolah yang akan dimerger masih menerima bantuan. Kalau bantuan sudah disetujui dan berjalan, tidak bisa serta-merta dibatalkan. Jika merger dilakukan tiba-tiba, bisa menjadi temuan BPK,” ujar Ibrahim di Parigi, Rabu, 5 November 2025.

Ia menjelaskan, kendala lain menyangkut penghapusan data di Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Proses itu, mensyaratkan adanya Surat Keputusan (SK) Bupati yang menetapkan sekolah mana saja yang digabungkan.

“Pusdatin meminta SK Bupati, yang jelas sekolah mana yang dimerger dan kemana digabung. Berdasarkan SK itulah kami bisa melakukan perubahan data di sistem pusat,” tambahnya.

Menurut Ibrahim, idealnya merger dilakukan sebelum masa penerimaan siswa baru, yakni sekitar Mei hingga Juni, agar tidak mengganggu proses belajar dan administrasi peserta didik.

“Kalau sudah terlanjur menerima siswa baru lalu dimerger, akan muncul persoalan administrasi. Karena itu, kami sarankan penetapan merger dilakukan jauh sebelum tahun ajaran baru,” jelasnya.

Selain aspek administratif, Disdikbud Parimo juga mempertimbangkan faktor demografis, terutama tren penurunan jumlah anak usia sekolah di sejumlah daerah terpencil, seperti di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu.

“Kalau di satu wilayah tidak ada lagi anak usia 0 sampai 6 tahun, artinya beberapa tahun ke depan sekolah di situ tidak akan punya murid. Jadi merger dilakukan karena memang tidak ada lagi calon peserta didik,” ujarnya.

Pertimbangan lainnya, kata dia, berkaitan dengan efisiensi biaya operasional. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diberikan berdasarkan jumlah siswa sering kali tidak mencukupi bagi sekolah dengan murid sangat sedikit.

“Dana BOS SD sekitar Rp940 ribu per siswa per tahun. Kalau siswanya cuma lima orang, sementara harus bayar listrik dan internet, tentu berat. Biaya operasional akhirnya lebih besar dari kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.

Baca Juga: Disdikbud Parimo Ingatkan Keamanan Pangan, Minta Evaluasi Total Program MBG

Ibrahim menegaskan, kebijakan merger merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan penggunaan anggaran pendidikan lebih efektif, sekaligus pemerataan layanan pendidikan bagi seluruh siswa.

“Kita tidak ingin ada sekolah yang sepi murid tapi tetap menyerap anggaran besar. Tujuan merger adalah agar kegiatan belajar tetap berjalan efisien dan berkualitas,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DisdikbudParimo#Ibrahim#Kemendikdasmen#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Sinergi TNI-Polri dan Pemda Parimo Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Next Post

Koperasi Didorong Jadi Motor Pemberdayaan Ekonomi Desa di Parimo

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

14 Oktober 2026
Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Wabup Parimo Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW

11 Oktober 2026
Polisi Dalami Asal-usul 1.190 Liter Biosolar yang Diangkut dari Pagimana

Polisi Dalami Asal-usul 1.190 Liter Biosolar yang Diangkut dari Pagimana

9 Oktober 2026
Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

13 Oktober 2026
Bupati Parimo Apresiasi Nakes, Capaian CKG Tembus 62 Persen

Bupati Parimo Apresiasi Nakes, Capaian CKG Tembus 62 Persen

9 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d