Operasi SAR di Perkebunan Pisou Berakhir, Lansia Ditemukan Meninggal

BANGGAI, theopini.idOperasi pencarian terhadap seorang Lansia yang dilaporkan hilang di area perkebunan Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah resmi berakhir setelah Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Minggu, 4 Januari 2026.

“Tim SAR Gabungan mulai melaksanakan operasi sejak pagi hari dengan diawali briefing kesiapan personel, peralatan, serta pembagian tugas sesuai standar operasional prosedur Basarnas,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Moh Rizal, dalam keterangan resminya, Minggu.

Baca Juga: Bocah 12 Tahun Dilaporkan Hilang di Sigi, Ditemukan Meninggal di Pantai Palu

Ia menjelaskan, pencarian dilakukan mulai pukul 07.30 WITA dengan metode esar preliminary mode type 2, dalam radius pencarian sejauh 6,5 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).

“Pada pukul 13.40 Wita, korban berhasil ditemukan sekitar tiga kilometer dari LKP. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke Desa Pisou untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Menurut dia, proses pencarian dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan, mulai dari kondisi vegetasi hutan yang rapat hingga risiko keselamatan personel.

“Banyak jalan setapak di sekitar lokasi, korban juga memiliki riwayat pikun, serta terdapat binatang buas seperti ular di area pencarian. Faktor-faktor ini cukup mempersulit operasi,” jelasnya.

Korban diketahui bernama Sail (90), seorang laki-laki yang sebelumnya dilaporkan tidak kembali dari kebun. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan ditutup pada pukul 14.15 WITA.

Baca Juga: Bocah 5 Tahun yang Hilang di Hutan Balut Ditemukan Meninggal

“Seluruh unsur SAR yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat setempat,” kata dia.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Polsek Pagimana, Koramil Pagimana, pemerintah desa, serta masyarakat, dengan dukungan rescue car, peralatan navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi. Kondisi cuaca selama pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin 1,7 kilometer per jam.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar