PARIMO, theopini.id – Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menjadikan penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana, sebagai bagian dari upaya pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM), untuk memperkuat profesionalisme dan integritas personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Wakapolres Parimo, Kompol Henry Burhanuddin menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga instrumen pembinaan agar personel Polri terus menjaga disiplin dan kualitas pengabdian.
Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Jadikan Paneki Kawah Candradimuka Terbaik di Sulteng
“Tanda kehormatan ini bukan hadiah, melainkan pengakuan negara atas pengabdian yang konsisten, disiplin, dan penuh loyalitas,” ujar Kompol Henry Burhanuddin saat memimpin upacara penganugerahan di halaman Mako Polres Parimo, Senin, 26 Januari 2026.
Ia menjelaskan, penganugerahan Satya Lencana diberikan kepada personel yang telah mengabdi dalam jangka waktu tertentu tanpa catatan pelanggaran, sebagai bentuk penilaian atas integritas dan kinerja yang berkelanjutan.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Parigi Moutong untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas,” tegasnya.
Sebanyak 20 personel menerima Tanda Kehormatan Satya Lencana, dengan rincian 15 personel penerima Satya Lencana 8 Tahun, tiga personel penerima Satya Lencana 24 Tahun, dan dua personel penerima Satya Lencana 32 Tahun.
Menurut Wakapolres Henry Burhanuddin, keberhasilan institusi Polri sangat ditentukan oleh kualitas personel yang mampu menjaga kepercayaan publik melalui sikap humanis, responsif, dan taat hukum.
Baca Juga: Pemprov Sulteng Gelar Rapat Persiapan HUT ke-79 Kemerdekaan RI
“Kepercayaan masyarakat adalah kunci. Itu hanya bisa dijaga oleh personel yang berintegritas dan profesional dalam menjalankan tugas,” katanya.
Upacara penganugerahan berlangsung khidmat dan tertib, diikuti oleh para pejabat utama Polres Parimo serta jajaran perwira dan bintara. Momentum ini, diharapkan memperkuat budaya kerja positif.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar