the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Longsor di Buranga, Korban Tewas di Tambang Ilegal yang Diduga Dibiayai Pemodal Luar

the OPINIbythe OPINI
14 Februari 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
14 Februari 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Longsor di Buranga, Korban Tewas di Tambang Ilegal yang Diduga Dibiayai Pemodal Luar

Kondisi lokasi tambang emas ilegal di Desa Buranga usai longsor yang menewaskan satu penambang lokal pada Kamis malam, 12 Februari 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PARIMO, theopini.id – Tragedi longsor di Dusun V, Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, diduga terjadi di lokasi tambang emas ilegal milik pemodal asal Jakarta, berinisial DN.

Tragedi longsor yang terjadi pada Kamis malam, 12 Februari 2026, menewaskan penambang lokal bernama Moh. Rifaldi alias Aco (32) warga Dusun II, Desa Buranga, akibat tertimbun material dan bebatuan.

“Yang meninggal itu, warga Buranga. Dari keterangan warga, lokasi yang longsor pemilik lahannya warga lokal. Pemodalnya ibu DN dari Jakarta,” kata Kepala BPD Buranga, Rizal via telpon, Sabtu, 14 Februari 2026.

Ia mengungkapkan, DN telah melakukan aktivitas pertambangan di Desa Buranga kurang lebih tiga bulan. Awalnya, masuk bersama pemodal Reny, yang juga berasal dari luar daerah.

Lokasi tambang emas ilegal milik DN, berjarak kurang lebih 150 meter dari tempat terjadinya tragedi longsor yang menewaskan tujuh penambang pada 2021.

Setelah tragedi longsor tersebut, menurutnya, DN tak lagi terlihat di Desa Buranga. Bahkan, alat berat yang beroperasi, diduga telah disembunyikan di area hutan.

“Sampai hari ini, para pemodal-pemodal lari, (mereka) ketakutan karena peristiwa itu. Bahkan eksvator di sembunyikan di hutan-hutan,” ungkapnya.

Labih lanjut, ia mengatakan, warga yang menjadi korban dalam tragedi itu, sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun, meninggal di tengah perjalanan meninggal dunia.

“Dua warga yang tertimbun, satu orang Desa Tomoli, Kecamatan Toribulu kalau dia selamat,” kata dia.

Dari keterangan saksi yang mengevakuasi korban, kata Rizal, korban Moh. Rifaldi yang mengambil material di dalam lubang tambang, sempat selamat saat terjadi longsor pertama.

Namun, korban kembali mengambil dulang yang tertinggal di dalam lubang tambang. Kemudian, material tanah serta bebatuan longsor dan menimpah tubuhnya.

Saat dievakuasi, salah satu korban selamat karena material longsor hanya menutupi sebagian tubuhnya. Sementara, Moh. Rifaldi yang terjatuh dalam posisi tengkurap, membutuhkan waktu untuk mendapatkan pertolongan.

“Menurut saksi di lokasi, korban jatuh tengkurap. Waktu evakuasi, pakai alat berat untuk menggalih tumpukan lumpur,” ujarnya.

Beberapa saat usai kejadian, ia mengaku, langsung melaporkan informasi tersebut kepada Wakapolres Parimo dan Polsek Ampibabo, agar mendapatkan penanganan.

“Laporan sudah ditindaklanjuti, sekarang anggota kepolisian sudah di lokasi,” kata dia.

Sementara itu, keluarga korban, Fitri mengatakan, korban telah menambang sejak lokasi tambang emas Buranga kembali beroperasi.

Ia pun mengungkapkan, korban tengah menambang di lokasi yang dikelola DN saat malam tragedi longsor terjadi.

“Kami keluarga dapat informasinya sekitar pukul 23.00 WITA. Sepupuku itu menambang di lokasinya DN,” pungkasnya.

Tragedi ini, kembali menyoroti maraknya aktivitas pertambangan emas ilegal di Kabupaten Parimo yang dinilai rawan bencana serta mengancam keselamatan warga.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DEsaBuranga#KecamatanAmpibabo#KrisisLingkungan#parigimoutong#Sulteng#TragediLongsorTambang
ShareSendTweet
Previous Post

Wali Kota Makassar Minta Advokat Tangani Minimal Satu Kasus Pro Bono

Next Post

Polisi Dalami Kematian Remaja 17 Tahun di Siniu, Keluarga Tolak Otopsi

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Polisi Amankan Tujuh Orang Positif Narkoba dalam Penggerebekan di Kayumalue

Polisi Amankan Tujuh Orang Positif Narkoba dalam Penggerebekan di Kayumalue

12 Oktober 2026
Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

14 Oktober 2026
Pendaki Perempuan Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki, Tim SAR Dikerahkan

Pendaki Perempuan Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki, Tim SAR Dikerahkan

10 Oktober 2026
Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

13 Oktober 2026
Operasi Sarang Narkoba di Banggai, Polisi Sita Sabu dan Buku Catatan Penjualan

Operasi Sarang Narkoba di Banggai, Polisi Sita Sabu dan Buku Catatan Penjualan

11 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d