PARIMO, theopini.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan menyambut Hari Kartini 21 April itu, dihadiri Bupati Parimo, H. Erwin Burase, di Aula Yayasan Saraswati, Desa Tolai, Kecamatan Torue, Minggu, 15 Februari 2026.
“Semoga organisasi ini semakin maju, solid, dan terus berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, pelestarian nilai-nilai budaya, serta penguatan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Bupati Erwin, dalam sambutannya.
Ia menyebut, momentum peringatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi organisasi, tetapi juga refleksi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi dan kemajuan perempuan Indonesia.
Menurutnya, semangat Kartini perlu terus dikobarkan dengan mendorong perempuan agar semakin berdaya, mandiri, berpendidikan, serta mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Perempuan, kata dia, memiliki posisi strategis dalam pembangunan. Dalam keluarga, perempuan merupakan pendidik pertama dan utama bagi generasi penerus.
Sementara dalam kehidupan sosial, perempuan berperan sebagai agen perubahan yang menghadirkan keteladanan dan kekuatan moral.
“Saya memberikan apresiasi atas peran aktif WHDI Kabupaten Parigi Moutong yang selama ini turut berkontribusi dalam pembinaan umat, penguatan nilai-nilai keagamaan, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta mendukung program-program pembangunan daerah,” ungkapnya.
Melalui peringatan tersebut, Bupati Erwin mengajak seluruh perempuan, khususnya yang tergabung dalam WHDI, untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri, memperkuat solidaritas organisasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dharma dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News








Komentar