Polda Sulteng Maksimalkan Operasi Ketupat 2026, Fokus Keselamatan Pemudik

PALU, theopini.idMenjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Sulawesi Tengah memaksimalkan strategi pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat Tinombala 2026, dengan fokus utama pada keselamatan pemudik dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah.

“Setiap menjelang Idulfitri, mobilitas masyarakat meningkat tajam. Dari perspektif keselamatan lalu lintas, ini menjadi perhatian serius agar perjalanan mudik tetap aman dan lancar,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Agung Try Widiantoro, Rabu, 11 Maret 2026.

Operasi Ketupat Tinombala menekankan tiga fokus utama, yakni pengaturan lalu lintas, pencegahan kecelakaan, dan pelayanan pemudik.

Kepolisian telah melakukan pemetaan jalur mudik, identifikasi titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta menempatkan personel di lokasi strategis.

BACA JUGA:  Lakukan Pelanggaran Berat, 32 Personel Polda Sulteng di PTDH

“Pelaksanaan operasi ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran,” jelas Agung.

Sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan didirikan di jalur-jalur utama, berfungsi tidak hanya untuk pengawasan, tetapi juga sebagai pusat informasi dan tempat beristirahat bagi pengendara yang menempuh perjalanan jauh.

Kepolisian bekerja sama dengan pemerintah daerah, dinas perhubungan, tenaga kesehatan, serta unsur TNI untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik.

Agung mengingatkan masyarakat agar memperhatikan keselamatan pribadi selama perjalanan, mulai dari memastikan kondisi kendaraan prima, mematuhi rambu lalu lintas, tidak memaksakan diri saat lelah, hingga penggunaan perlengkapan keselamatan bagi pengendara sepeda motor.

BACA JUGA:  KI Sulteng Lakukan Pemeriksaan Setempat di Kantor ATR/BPN Kota Palu

“Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Keselamatan adalah yang utama. Jangan memaksakan perjalanan jika lelah. Gunakan perlengkapan keselamatan dan patuhi aturan lalu lintas,” pesannya.

Ia menegaskan, mudik bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga momen emosional untuk bertemu keluarga.

Ia pun berharap masyarakat dapat bekerja sama mematuhi aturan lalu lintas sehingga mudik tahun ini benar-benar menjadi perjalanan aman dan penuh kebahagiaan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar