Jelang Hari Raya Ketupat, Pemprov Gorontalo Gelar Pasar Murah Kendalikan Inflasi

GORONTALO, theopini.id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Gorontalo menggelar pasar murah bersubsidi di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto, Kamis, 26 Maret 2026.

Kegiatan ini, sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah menjelang Hari Raya Ketupat 2026.

“Pemerintah hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang momen hari raya,” ujar Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Al-Muttaqin ini, menyasar masyarakat di kawasan Jawa Tondano seperti Yosonegoro dan Reksonegoro sebagai pusat perayaan Hari Raya Ketupat, yang dirayakan setiap 7–8 Syawal.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam menyiapkan jamuan bagi tamu menjadi salah satu alasan digelarnya pasar murah, agar warga dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pada pelaksanaan kali ini, pemerintah menyiapkan 1.000 paket berisi tujuh komoditas bersubsidi, yakni beras 5 kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20.000 per ekor.

Gusnar menegaskan, program pasar murah akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten guna menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Kami mohon maaf belum semua masyarakat dapat terlayani, namun kegiatan ini akan terus kami upayakan agar menjangkau lebih luas,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, anggota DPRD Provinsi Gorontalo Erwinsyah Ismail, serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Gorontalo Faizal Lamakaraka.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar