the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Penanaman Pohon di Bantaran Sungai Tanahlanto, Upaya Cegah Banjir dan Jaga Lingkungan

the OPINIbythe OPINI
9 April 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
9 April 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Penanaman Pohon di Bantaran Sungai Tanahlanto, Upaya Cegah Banjir dan Jaga Lingkungan

Wakil Bupati Parimo, H Abdul Sahid melakukan penanaman pohon di Bantaran Sungai Tanahlanto, Kecamatan Torue, Kamis, 9 April 2026. (Foto: Eli Leu)

Baca Juga

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

Dua Residivis Kembali Tersandung Kasus Sabu di Luwuk, Salah Satunya Oknum ASN

Target Sulteng Tuntas Listrik 2028, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Skema Listrik Tenaga Surya

PARIMO, theopini.id — BPBD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah melakukan penanaman pohon di bantaran Sungai Tanahlanto, Kecamatan Torue, Kamis, 9 April 2026.

Kegiatan ini, menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan lingkungan, sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

“Kegiatan ini, merupakan bagian dari mitigasi perubahan iklim, sekaligus upaya menjaga bantaran sungai agar tetap stabil,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Parimo, Rivai, dalam sambutannya.

Aksi penanaman pohon tersebut, juga menjadi rangkaian peringatan HUT ke-24 Kabupaten Parimo pada 10 April, dan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKP) yang diperingati setiap 26 April.

Rivai menjelaskan, pemerintah daerah menerima bantuan sebanyak 4.150 bibit pohon dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP-DAS).

Bibit tersebut, terdiri dari berbagai jenis, seperti nantu, mahoni, alpukat, durian, pala, dan kemiri.

“Pada kegiatan hari ini kita menyiapkan masing-masing 200 bibit nantu dan mahoni untuk ditanam,” katanya.

Selain di bantaran sungai, penanaman juga dilakukan di kawasan pesisir dengan jenis mangrove sebagai upaya menjaga ekosistem pantai.

Ia menambahkan, kegiatan penghijauan juga didukung oleh Yayasan Merah Putih Sulawesi Tengah, yang memiliki wilayah binaan di Desa Tanahlanto, Torue, dan Tolai.

“Rangkaian kegiatan ini akan berlanjut pada 22 April bertepatan dengan Hari Bumi melalui penanaman pohon di bantaran Sungai Olaya dan Boyantongo,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, sejumlah bibit seperti tabebuya, pucuk merah, dan durian telah dibagikan kepada sekolah-sekolah sebagai bagian dari program penghijauan.

Pada puncak kegiatan nanti, bantuan bibit kemiri juga akan diserahkan kepada Kepala Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, sebagai bagian dari upaya pemulihan wilayah yang sebelumnya terdampak kebakaran.

Wakil Bupati Parimo, H Abdul Sahid berharap aksi penghijauan dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh berbagai pihak.

“Saya harap, kegiatan ini bisa menginspirasi pihak lain untuk melakukan penanaman pohon secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga memberi dampak positif bagi lingkungan,” ujar Abdul Sahid saat membuka kegiatan tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak perusahaan, khususnya aktivitas galian C di wilayah desa, untuk membantu memperbaiki aliran sungai sebagai langkah pencegahan banjir.

“Gundukan di tengah sungai perlu dikeluarkan agar tidak menghantam pinggiran sungai. Aliran sungai harus diarahkan dengan baik agar tidak memperparah kondisi,” tambahnya.

Abdul Sahid mengingatkan agar kegiatan penanaman tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi diikuti dengan perawatan sehingga pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberi manfaat jangka panjang.

Kepala Desa Tanahlanto, Sulaeman, mengapresiasi pemerintah daerah yang menjadikan wilayahnya, sebagai lokasi kegiatan penanaman pohon tersebut.

“Penanaman di bantaran sungai ini sangat penting karena lokasi ini merupakan perkebunan warga sekaligus jalan kantong produksi yang menghubungkan beberapa dusun,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan pohon di sepanjang bantaran sungai dapat membantu melindungi wilayah tersebut dari abrasi yang berpotensi merugikan masyarakat, khususnya para petani.

Kegiatan ini, melibatkan berbagai pihak, di antaranya Yayasan IPAS Indonesia, BPDAS Palu-Poso, BPBD, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Parigi Moutong, Dinas Lingkungan Hidup, serta Yayasan Merah Putih Sulawesi Tengah.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BPBDParimo#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Perdana Digelar di Sulteng, Parimo Jadi Pionir Duta Promosi Investasi

Next Post

HUT ke-24 Parimo, Dinkes Siapkan Cek Kesehatan Gratis hingga Donor Darah

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

31 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

31 Agustus 2026
Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

30 Agustus 2026
MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

30 Agustus 2026
Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

29 Agustus 2026
Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

29 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

31 Agustus 2026
Dua Residivis Kembali Tersandung Kasus Sabu di Luwuk, Salah Satunya Oknum ASN

Dua Residivis Kembali Tersandung Kasus Sabu di Luwuk, Salah Satunya Oknum ASN

31 Agustus 2026
Target Sulteng Tuntas Listrik 2028, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Skema Listrik Tenaga Surya

Target Sulteng Tuntas Listrik 2028, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Skema Listrik Tenaga Surya

31 Agustus 2026
Pansus DPRD Parimo Beri Enam Rekomendasi untuk Perbaiki Pengelolaan APBD

Pansus DPRD Parimo Beri Enam Rekomendasi untuk Perbaiki Pengelolaan APBD

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kapolda Sulteng Salurkan 270 Paket Sembako untuk Warga Banggai

Kapolda Sulteng Salurkan 270 Paket Sembako untuk Warga Banggai

25 Agustus 2026
Anleg PPP Parimo Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir Avolua

Anleg PPP Parimo Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir Avolua

26 Agustus 2026
KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

26 Agustus 2026
Buka MTQ Sidoan, Bupati Erwin Burase Soroti Ancaman Narkoba dan Risiko Bencana

Buka MTQ Sidoan, Bupati Erwin Burase Soroti Ancaman Narkoba dan Risiko Bencana

29 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Sulteng Perkuat Kesiapsiagaan Daerah

31 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d