the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Korban Pohon Tumbang Meninggal Usai Operasi di Palu, Bupati Parimo Sampaikan Belasungkawa

the OPINIbythe OPINI
13 April 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
13 April 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Korban Pohon Tumbang Meninggal Usai Operasi di Palu, Bupati Parimo Sampaikan Belasungkawa

Bupati Parimo, H. Erwin Burase, mendatangi RSUD Undata Palu untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Juita, korban pohon tumbang di Parigi. Dalam kesempatan itu, Bupati turut memberikan dukungan moral kepada keluarga almarhumah dan mengapresiasi penanganan maksimal yang telah dilakukan pihak rumah sakit. (Foto: Aldi)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PALU, theopini.id – Salah satu korban pohon tumbang bernama Juita meninggal dunia beberapa jam, setelah menjalani tindakan operasi di RSUD Undata Palu, Sulawesi Tengah, Senin sore, 13 April 2026.

Juita sebelumnya dirujuk ke RSUD Undata Palu, setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Anuntaloko Parigi, bersama korban lainnya, Safha Gisela Anastasya.

Ia merupakan satu dari tiga korban dalam peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Jalan Lida Gimba, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sabtu, 11 April 2026.

Bupati Parimo, H. Erwin Burase, yang menerima kabar duka saat menghadiri rangkaian kegiatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, langsung menuju RSUD Undata Palu.

Ia menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam kepada pihak keluarga korban. Bupati juga mengaku sempat menjenguk almarhumah saat masih menjalani perawatan di RSUD Anuntaloko Parigi.

“Kemarin waktu kita jenguk di rumah sakit, sempat ngobrol bersama saya. Saya kira yang dirujuk ke Undata itu anaknya, karena anaknya saat itu masih dirawat di ICU,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, pihak keluarga sempat meminta agar almarhumah tidak ditempatkan di ruang jenazah. Permintaan tersebut, segera direspons cepat oleh pihak RSUD Undata Palu melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.

Dalam waktu kurang lebih 30 menit, pihak RSUD Undata Palu menyiapkan ambulans. Pada pukul 18.25 WITA, jenazah kemudian dipulangkan ke kediamannya di Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan dari RSUD Undata Palu.

Bupati Erwin turut mengapresiasi pelayanan pihak RSUD Undata Palu, yang telah memberikan penanganan maksimal kepada pasien.

“Tadi kata dokter, belum 24 jam dirawat di Undata, sudah dilakukan tindakan operasi. Ini bentuk keseriusan dan perhatian dari pihak rumah sakit,” ungkapnya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Bedah RSUD Undata Palu, dr. Maynard Maramis, Sp.B, mengatakan pasien Juita menjalani tindakan operasi sejak Minggu malam, 12 April 2026 hingga Senin dini hari, 13 April 2026.

Namun setelah operasi, kondisi pasien memburuk hingga akhirnya meninggal dunia beberapa jam kemudian.

“Penyebab kematian pasien kami duga akibat serangan jantung mendadak,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien mengalami cedera serius akibat benturan saat kejadian.

“Akibat benturan yang hebat, usus halus dan limpa pasien mengalami robekan tidak beraturan sehingga harus dilakukan tindakan operasi,” jelasnya.

dr. Maynard menegaskan tim medis telah berupaya maksimal dalam penanganan pasien, namun kondisi tidak dapat tertolong.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun hasil akhir, Tuhan Yang Maha Kuasa berkehendak lain,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami turut berduka cita. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Sementara itu, korban lainnya, Eizan Alfariq Ramadhan, balita berusia empat tahun, meninggal dunia saat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Anuntaloko Parigi, sesaat setelah kejadian.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #ErwinBurase#parigimoutong#PemdaParimo#RSUDAnuntalokoParigi#RSUDUndataPalu#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Terkendala Regulasi, Penerapan BLUD di 22 Puskesmas Parimo Belum Optimal

Next Post

Nelayan Hilang di Uevolo Ditemukan Meninggal di Atas Perahu

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

12 Oktober 2026
Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

14 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Ampibabo Edukasi 300 Pelajar

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Ampibabo Edukasi 300 Pelajar

13 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d