BANGGAI, theopini.id – Bupati H Amirudin menegaskan, seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dilakukan tanpa adanya praktik “titipan” dan mengedepankan sistem merit.
“Tidak ada orang yang mendapatkan rekomendasi khusus. Maka ikuti proses selter ini dengan baik,” tegas Amirudin.
Seleksi tersebut, kini memasuki tahap tes kompetensi manajerial dan sosial kultural yang diikuti peserta yang telah lolos administrasi dan penelusuran rekam jejak, di Ruang Rapat Umum Setda Banggai, Luwuk Selatan, Rabu, 15 April 2026.
Sebanyak 14 jabatan pimpinan tinggi diperebutkan dalam seleksi ini, meliputi Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Sosial.
Selain itu, seleksi juga mencakup Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Sekretariat DPRD, serta Dinas Perikanan. Panitia seleksi turut membuka posisi Direktur Unit Organisasi Bersifat Khusus (OBK) RSUD Luwuk.
Amirudin menegaskan, proses seleksi dilakukan secara terbuka, kompetitif, dan berbasis sistem merit, dengan menempatkan aparatur sipil negara sesuai kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
Ia juga menekankan pentingnya integritas, loyalitas, serta kemampuan sosial kultural bagi calon pejabat.
“Para pejabat dituntut untuk mampu membangun harmoni sosial, menjaga persatuan, serta memahami karakteristik masyarakat yang dilayani,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Banggai, Moh. Ramli Tongko selaku Ketua Panitia Seleksi, serta Koordinator Tim Asesor, Tri Rahmawati Husein.
Melalui seleksi terbuka ini, Pemkab Banggai berharap dapat melahirkan pimpinan perangkat daerah yang profesional, berintegritas, dan mampu mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar