Pemprov Sulteng Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Stunting

BANGGAI, theopini.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, sebagai langkah strategis untuk menekan angka stunting di daerah.

“Penurunan angka stunting adalah program prioritas daerah. Ini memerlukan kerja keras lintas sektor, karena stunting tidak hanya masalah kesehatan tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” kata Gubernur Anwar Hafid dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, Senin, 20 April 2026.

Ia menyebut, prevalensi stunting di Sulawesi Tengah menunjukkan tren positif. Data 2024 mencatat angka 26,1 persen, menurun dibanding periode sebelumnya, meskipun masih membutuhkan kerja keras berbagai pihak.

BACA JUGA:  PN Parigi Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kasus Pemerasan

Pada evaluasi kinerja 2025, Sulawesi Tengah memperoleh pengakuan nasional atas keberhasilan menurunkan angka stunting secara signifikan, termasuk melalui dukungan insentif fiskal dari pemerintah pusat.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, tenaga kesehatan, kader KB, serta berbagai pemangku kepentingan.

Meski demikian, ia mengingatkan, upaya penurunan stunting harus berjalan beriringan dengan penguatan pembangunan sosial, termasuk pengentasan kemiskinan.

“Upaya penurunan stunting harus dibarengi dengan penguatan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap melalui rapat koordinasi ini dapat terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, terwujud integrasi program lintas sektor berbasis data, serta optimalisasi transformasi digital dalam pelayanan keluarga berencana.

BACA JUGA:  Kolaborasi Makassar, Gowa, dan Maros Wujudkan PSEL, Sampah Jadi Listrik 20–25 MW

Sementara itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Bangga Kencana bersama Dinas P2KB kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai.

Program Bangga Kencana merupakan program unggulan BKKBN yang bertujuan mewujudkan keluarga berkualitas, sehat, dan sejahtera.

Dalam kegiatan ini, P2KB Sulteng juga memperkenalkan inovasi “Berani Depak Stunting” yang mengedepankan data real-time, pemantauan tumbuh kembang anak, serta kolaborasi terpadu.

Rakor tersebut, juga menjadi forum sinkronisasi program Bangga Kencana 2026 dan rencana program 2027, dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah daerah dan akademisi.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar