Polisi Olah TKP Kebakaran Rumah di Nuhon, Dugaan Sumber Api Didalami

BANGGAI, theopini.idAparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran rumah warga di Desa Tobelombang, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, untuk memastikan penyebab pasti insiden yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp40 juta.

“Petugas telah melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Nuhon, IPTU Tamrin Luntaya, dalam keterangan resminya, Jum’at, 1 Mei 2026.

Olah TKP dilakukan oleh tim Reskrim Polsek Nuhon pada Kamis, 30 April 2026, menyusul peristiwa kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya, Rabu, 29 April 2026, sekitar pukul 11.30 WITA.

BACA JUGA:  Usai Diperiksa Jaksa, PPK Bawaslu Sulteng Ditahan Atas Dugaan Kasus Korupsi

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga sumber api berasal dari tungku yang tidak dipadamkan saat pemilik rumah meninggalkan lokasi, serta kemungkinan adanya ledakan inverter tenaga surya.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kami menduga penyebab kebakaran berasal dari tungku api yang lupa dipadamkan pemilik rumah dan diduga juga adanya ledakan inverter tenaga surya,” jelasnya.

Rumah yang terbakar diketahui milik Marnelius Malumbeke (35), yang saat kejadian sedang berada di Desa Bangketa, sehingga rumah dalam kondisi kosong.

Keterangan saksi menyebutkan, warga pertama kali melihat kepulan asap tebal dari arah rumah korban sebelum api membesar, terutama di bagian dapur.

BACA JUGA:  Disdikbud Parimo Berencana Alihkan SMP Model Tonasa Jadi Sekolah Olahraga

“Saksi keluar dan melihat api sudah membesar dari bagian belakang rumah (dapur). Warga kemudian berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujarnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp40 juta.

Polisi mengimbau masyarakat, agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama memastikan api telah padam sebelum meninggalkan rumah.

“Kepada masyarakat, kami mengingatkan agar lebih berhati-hati terutama usai memasak jangan lupa matikan api sebelum bepergian,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar