PARIMO, theopini.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong (Parimo) terus mendorong para pekerja di berbagai sektor untuk menerapkan pola kerja yang sehat dan aman, melalui pelaksanaan Gerakan Masyarakat Skrining Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) di sejumlah desa.
“Melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Skrining Pos UKK ini, diharapkan para pekerja lebih memahami faktor risiko kesehatan di tempat kerja,” ungkap Penanggung Jawab Promosi Kesehatan Dinkes Parimo, Ryan Mohede, SKM, dalam keterangan resminya, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurutnya, edukasi dan pemeriksaan kesehatan ini penting agar pekerja mampu menerapkan perilaku kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat mencegah penyakit maupun kecelakaan kerja.
Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Skrining Pos UKK dilakukan di empat lokasi berbeda, yakni Pos UKK Batu Bata di Desa Bambalemo Ranomaisi, Pos UKK Petani di Desa Mertasari, Pos UKK Nelayan di Desa Lebo, serta Pos UKK Stik Bawang di Desa Bambalemo Ranomaisi.
Kegiatan tersebut, menyasar kelompok pekerja sesuai mata pencaharian masyarakat setempat, mulai dari pekerja batu bata, petani, nelayan hingga pelaku usaha rumahan.
“Para peserta mendapatkan edukasi kesehatan terkait risiko kerja di lingkungan masing-masing, sekaligus menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan kesehatan akibat pekerjaan,” jelasnya.
Pada kelompok pekerja batu bata, edukasi difokuskan pada risiko gangguan pernapasan akibat paparan debu, kelelahan kerja, serta keselamatan saat bekerja.
Sementara pada kelompok petani, peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya paparan pestisida, ergonomi kerja, dan pentingnya penggunaan alat pelindung diri.
Untuk kelompok nelayan, materi edukasi menekankan pada keselamatan kerja di laut, risiko dehidrasi, serta pentingnya menjaga kondisi fisik saat bekerja.
“Sedangkan pada kelompok usaha stik bawang, peserta diberikan edukasi terkait kebersihan lingkungan kerja, keamanan pangan, dan pentingnya menjaga kesehatan selama proses produksi makanan,” ujarnya.
Ryan berharap Pos UKK dapat terus aktif dan berkembang, sebagai wadah pelayanan kesehatan berbasis masyarakat pekerja, guna mendukung terciptanya pekerja yang sehat, produktif, dan mandiri.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar