BOALEMO, theopini.id — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Reda Manthovani, mengajak masyarakat menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak dini melalui kegiatan pelepasliaran burung dan penyu di Pantai Boliohuto, Kabupaten Boalemo, Kamis, 13 Agustus 2026.
“Harapannya kepada bapak ibu semua yang hadir lebih bagus lagi kalau ada anak kecil supaya tertanam di memorinya bahwa menjaga atau berempati terhadap sesama makhluk itu adalah pembentukan karakter sehingga kita tidak saling merusak ke depannya,” kata Reda Manthovani.
Menurutnya, pelepasliaran satwa merupakan salah satu kegiatan yang kerap dilakukannya saat berkunjung ke berbagai daerah.
Selain pelepasliaran burung dan penyu, kegiatan pelestarian juga dapat dilakukan melalui penanaman bakau.
Ia menyebut burung, penyu dan bakau sebagai simbol unsur udara, air dan tanah yang menggambarkan keterkaitan manusia dengan alam.
Karena itu, Reda berharap kegiatan pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi budaya yang melibatkan masyarakat, terutama anak-anak sejak usia dini.
Menurutnya, pengalaman langsung berinteraksi dan menjaga lingkungan dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter.
Nilai kepedulian terhadap makhluk hidup yang ditanamkan sejak kecil diharapkan membentuk perilaku untuk tidak saling merusak di kemudian hari.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan, pelepasliaran penyu memiliki arti penting karena keberadaan satwa tersebut semakin sulit ditemukan dan membutuhkan perlindungan.
“Kita cari yang kecil-kecil itu sudah susah sekali kecuali dibantu oleh manusia sebagai penangkar sehingga dia diamankan. Sebab itu harap maklum kalau Pak Kajati harus cari di Sulawesi Utara, agak jauh dari tempat ini penyu-penyu seperti ini, tapi sebagian juga ada di Gorontalo,” kata Gusnar.
Ia menjelaskan, keberlangsungan penyu di alam menghadapi berbagai ancaman, termasuk predator seperti biawak yang dapat memangsa tukik setelah menetas.
Kondisi tersebut, membuat upaya penangkaran dan pelepasliaran menjadi bagian penting dalam menjaga populasi penyu.
Gusnar berharap upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pembangunan di Gorontalo. Menurutnya, kegiatan di Pantai Boliohuto menjadi salah satu contoh nyata komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada pelepasliaran satwa, tetapi tumbuh menjadi kesadaran bersama untuk menjaga alam dan ekosistem secara berkelanjutan.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Galvin















