PARIMO, theopini.id – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengingatkan Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD) untuk menjaga integritas selama menjalankan tugas dan fungsinya.
“Alhamdulilah, pada 5-6 Februari 2023 serentak di seluruh Indonesia dilaksanakan pelantikan, khusus PKD,” ungkap Anggota Bawaslu Parimo, Iskandar Mardani, saat menghadiri pelantikan PKD Kecamatan Parigi Barat, Minggu, 5 Februari 2023.
Baca Juga : Bawaslu Parimo Perpanjangan Waktu Pendaftaran PKD
Menurutnya, berdasarkan profil anggota PKD yang baru dilantik, diyakini masih terjaga integritasnya. Namun, akan teruji saat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Apalagi, yang paling banyak cobaan dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) berada di tingkat desa, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Sehingga, apapun interaksi hingga relasi teman-teman PKD di masyarakat, harus lebih cermat dan memberikan edukasi yang baik,” jelasnya.
Iskandar mengingatkan, PKD untuk terus membangun koordinasi dengan Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).
Kemudian, berkaitan hal-hal terknis dalam penyelenggaran Pemilu, lanjutnya, PKD segera membangun kerja sama dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
“Karena PKD dan PPS memiliki struktur yang sama, meskipun berbeda jajaran,” tukasnya.
Dia mengatakan, Kabupaten Parimo memiliki 283 desa dan 23 kecamatan, dengan geografis memanjang kurang lebih 472 meter.
Bila pengawasan Pemilu 2024, hanya dilakukan Bawaslu kabupaten hingga kecamatan, dinilanya akan sangat rumit.
Baca Juga : Raker Bawaslu Parimo, Berikan Penguatan Pengelolaan Anggaran
Ditambah lagi, dalam waktu dekat akan dilaksanakan tahapan pemutakhiran data pemilih. Sehingga, PKD dibutuhkan untuk membantu melakukan pengawasan.
“Teman-teman PKD ini, tidak akan ada waktu lagi untuk beristrahat,” pungkasnya.














