PARIMO, theopini.id – Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, gelar seminar nasional kefarmasian dan konfercab, Senin, 13 Februari 2023.
Kegiatan tersebut, mengusung tema membangun jiwa Apoteker Enterpreneur sesuai dengan PMK nomor 14 Tahun 2021, untuk mewujudkan Kabupaten Parimo sehat.
Baca Juga : PC IAI Parimo Launching Program Inovasi Randa Ntovea
“Awal 2000, kami IAI mulai dibentuk setelah berganti nama dari Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI). Di mana kedudukan Apoteker masih berjumlah kurang lebih 12 orang,” ungkap Ketua PC–IAI Kabupaten Parimo, Devi Artini Uga, saat menyampaikan sambutannya.
Dia mengatakan, hingga 2023 sudah tercatat 85 Apoteker, yang terbagi dibeberapa wilayah rumah sakit, apotik, dan Puskesmas di Kabuoaten Parimo
Kemudian, seluruh anggota IAI yang berpraktik dilayanan fasilitas kesehatan pemerintah sesuai dengan anggaran dasar, dan anggaran rumah tangga, Penghimpunan Dokter Ahli Akupuntur Indonsia (PDAI), seharusnya mendapatkan jasa profesi.
“Mengingat ini adalah hasil keputusan bersama. Semoga bisa didapatkan teman-teman sejawat kami,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Parimo, H. Badrun Nggai menyampaikan ucapkan terimakasih kepada seluruh apoteker yang sudah melaksanakan pekerjaan di wilayah Parimo.
Meskipun tidak seluruhnya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Apoteker harus hadir di fasilitas layanan kesehatan, terutama Puskesmas dan rumah sakit pemerintah. Namun, dapat menempuh jalur seleksi pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Baca Juga : PC IAI Parimo Berbagi Sedekah ke 2 Ponpes dan Penderita Gizi Buruk
“Ini sesuai peraturan pemerintah, di mana seluruh persediaan kefarmasian yaitu, obat, bahan medis habis pakai serta alat kesehatan, wajib dikelola oleh Apoteker dalam satu layanan kesehatan,” pungkasnya.














