KPU Siapkan Alat Perlengkapan Pemungutan dan Penghitungan Suara

JAKARTA, theopini.idKomisi Pemilihan Umum (KPU) mulai menyiapkan logistik Pemilu, salah satunya alat perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara yang akan digunakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

 “Pada 18 September 2023, KPU diundang oleh LKPP untuk menyaksikan penandatanganan kontrak payung antara LKPP dengan para penyedia barang logistik Pemilu 2024,” ungkap Ketua KPU Hasyim Asy’ari saat mengawali konferensi pers, Rabu, 20 September 2023.

Baca Juga: Kemenag Siap Bersinergi dengan KPU Sukseskan Pemilu 2024

Menurutnya, beberapa pertimbangan logistik Pemilu bisa dan belum dilakukan pengadaan saat ini, antara lain Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Calon Tetap (DCT).

Untuk DPT saat ini, jumlahnya sudah diketahui mencapai 204 juta pemilih sementara DCT masih berproses dan baru akan diputus pada awal November 2023.

Meski begitu, KPU tetap mengukur kapan logistik Pemilu harus sudah diproduksi dan didistribusikan ke daerah maupun ke luar negeri.

Terlebih untuk pemilih di luar negeri, logistik Pemilu harus sudah sampai lebih awal di banding dalam negeri, karena menggunakan tiga metode pemilihan, yakni pos, kotak keliling dan TPSLN.

“Untuk luar negeri itu early voting pemungutan suaranya lebih awal daripada pemungutan dalam negeri. Namun untuk penghitungan suara bersamaan waktunya dengan penghtiungan di dalam negeri,” jelas Hasyim.

Sementara itu, anggota KPU, Yulianto Sudrajat menegaskan logistik Pemilu menjadi salah satu kunci mendukung terwujudnya pemungutan dan penghitungan suara.

Oleh karenanya, pemenuhan logistik Pemilu harus dilaksanakan secara tepat jenis, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu, tepat sasaran, efektif dan efisien.

Baca Juga: Kunker ke Sulteng, Sekjen KPU RI Berikan Penguatan Kelembagaan

Selain itu, KPU bersama LKPP juga menyiapkan strategi pengadaan barang jasa melalui katalog elektronik nasional, untuk beberapa logistik Pemilu dengan tetap memenuhi amanat instruksi presiden.

“Diharapkan Pemilu 2024, menjadi salah satu momentum untuk berkontribusi juga untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi tahun 2023, dengan mengedepankan pemberdayaan usaha mikro kecil menengah untuk ikut berperan dalam proses pengadaan barang dan jasa logistik pemilu 2024,” pungkasnya.

Komentar