PALU, theopini.id – Ayah bocah 8 tahun korban pembunuhan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa malam, 31 Oktober 2023, minta keadilan.
Pasalnya, sang ayah khawatir pelaku berinisial M, yang juga masih di bawah umur dan diduga mengalami gangguan kesehatan mental, akan terbebas dari hukuman serta mendapatkan perlindungan karena anak dari pensiunan Perwira Polisi.
Baca Juga: Tersangka Pembunuhan Bocah di Sulut Terancam 15 Tahun Penjara
“Saya minta keadilan untuk anak saya. Proses (hukum) tetap lanjut, walaupun anak ini (pelaku) masih di bawah umur. Jangan sampai dilindungi,” kata ayah korban bernisial H (34), di Palu, Rabu siang, 1 November 2023.
Menurut paman korban berinisial AR (30), peristiwa itu terjadi berawal dari pelaku yang mengajak korban naik sepeda dan diiming-imingi diberikan es krim, pada Selasa malam.
Korban yang merupakan siswa aktif di salah satu sekolah dasar (SD) di Kota Palu itu, kemudian dibawa ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tak berapa lama, korban pun akhirnya ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa. “Sebelum kejadian, pelaku terlihat mondar-mandir di sekitar rumah,” ujarnya.
Setelah itu, ibu korban mendatangi tempat tinggal pelaku yang hanya berjarak kurang lebih 1 kilometer dari rumahnya. Sebab berdasarkan informasi, pelaku sempat terlihat membawa korban.
Pelaku yang awalnya memberikan petunjuk berbelit-belit, akhirnya bersedia memberitahukan lokasi keberadaan korban.
“Korban pada saat itu pergi ke Masjid untuk sholat magrib. Namun dia tidak pulang ke rumahnya,” ujarnya.
Meskipun sudah diamankan, ia berharap agar pelaku dihukum dengan seadil-adilnya, dan menyerahkan kasus tersebut ke Polisi.
”Jangan karena anaknya seorang pensiunan Perwira Polisi. Tetap diproses secara hukum karena menyangkut nyawa manusia. Kami tidak menerima pelaku dibebaskan. Walaupun di bawah umur,” tukasnya.
Sementara itu, Kapolsek Palu Barat, Rustang membenarkan peristiwa pembunuhan anak di bawah umur itu, dan sedang diproses di Satreskrim unit PPA Polresta Palu.
Baca Juga: Cinta Ditolak, Pria Ini Aniaya Pujaan Hatinya Hingga Tewas
“Sifatnya tadi malam itu insindentil, kejadiannya begitu cepat dan pelaku juga langsung diamankan saat itu juga. Adapun motifnya, masih didalami Polresta Palu,” ungkapnya.
Adapun yang tersebar di masyarakat terkait korban yang mengalami ganguan mental, belum bisa dipastikan, karena masih dalam proses pemeriksaan.







Komentar