PALU, theopini.id – PT Midi Utama Indonesia Tbk atau Alfamidi cabang Kota Palu, Sulawesi Tengah mengungkapkan, beberapa titik gerainya terancam tutup, karena lokasinya dinilai kurang strategis.
“Lokasi yang terancam tutup ini, penjualannya menurun karena lokasinya kurang strategis. Sehingga tidak dapat mengakomodir investasi yang telah kami jalankan di tempat itu,“ ungkap Lacation Managers Cabang Kota Palu, Aan Muslimin, di Palu, Minggu, 13 November 2023.
Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Parimo Masih Tinggi
Dalam mengatasi itu, kata dia, pihaknya sudah melakukan audiens bersama Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, membahas penambahan gerai di Palu yang lokasinya strategis.
Wali Kota memberikan masukan terkait langka-langka dalam menanggulagi investasi yang daya belinya kurang. Sehingga, akan menjadi bahan evaluasinya, dalam mengembangkan Alfamidi di Palu.
“Ke depanya kita bisa menjalankan proses manejemen yang lebih baik lagi, agar investasi di Palu juga meningat,” ucapnya.
Ia berharap komunikasi maupun kerja sama dengan Pemerinta Kota (Pemkot) Palu terus berjalan dengan baik ke depannya.
Menurutnya, penambahan gerai Alfamidi akan disegerakan. Namun kapan waktunya, belum bisa ditentukan.
Baca Juga: Dinas Pangan Sulteng Serahkan Bantuan Beras 397 Ton ke Bupati Verna
“Pak wali sangat terbuka dengan investasi Alfamidi. Harapannya terus berkembang dan menambah gerai di kota Palu. Bahkan, ada beberapa titik yang disarankannya,” pungkasnya.
Diketahui, jumlah gerai Alfamidi di Kota Palu memcapai 70 unit, yang telah beroperasi sejak 2017 hingga saat ini.














