PARIMO, theopini.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah akan melakukan perbaikan rekayasa lalu lintas dibeberapa titik, untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan.
“Karena rekayasa lalu lintas ini, tidak bisa kita ambil keputusan sendiri,” kata Kepala Dishub Parimo, Samsudin Najemudin, di Parigi, Kamis, 23 November 2023.
Baca Juga: Dishub Kota Palu: Warga Berhak Tidak Bayar Parkir Tanpa Karcis
Menurutnya, beberapa titik kemacetan dan kecelakaan perlu dikajian dalam melakukan rekayasa lalu lintas, di antaranya dilokasi persekolahan.
Sehubungan dengan itu, pekan depan rencananya akan dilaksanakan Rapat Koordinasu (Rakor) Dinas Perhubungan se-Sulawesi tengah di Kabupaten Parimo
“Di situ, kita akan bahas tiga hal. Salah satunya, manajemen rekayasa lalu lintas, termasuk titik rawan kemacetan dan kecelakaan,” ungkapnya.
Selain itu, kata dia, untuk mengurangi kemacetan di area sekolah akan dipasang area Zona Aman Sekolah (ZoSS) pada 2024.
Tujuannya, memastikan aktivitas antar jemput siswa serta pengguna jalan lainnya berhati-hati dan lebih perhatian.
“Pemasangan ZoSS sudah usulkan di Kementrian Perhubungan, yang dihadiri Pj Bupati. Tinggal memastikan dan menentukan, di mana saja titik rawan yang menjadi prioritas,” tukasnya.
Selain ZoSS, bantuan lain yang akan diberikan Kementerian Perhubungan, yakni traffic light untuk menghindari potensi kecelakaan.
Baca Juga: Soroti Retribusi Parkir, Fadli Sebut Menejemen Dishub Parimo Lemah
Sebelum pemasangan traffic light atau lampu merah, akan kajian terlebih dahulu bersama tim dari pusat dan pihak Kepolisian, untuk menempatkam titik-titik yang tepat.
“Untuk sementara langkah cepat yang akan kita ambil, dengan melakukan rapat formal dalam membenahi masalah ini. Mungkin juga sosialisasi, kurang dilakukan ke masyarakat,” pungkasnya.







Komentar